Selasa, 28 April 2026

Wamenhub Suntana Bantah Bandara Morowali Beroperasi Tanpa Otoritas

Wakil Menteri Perhubungan Suntana membantah terkait dugaan beroperasinya Bandara Morowali, Sulawesi Tengah tanpa kehadiran otoritas negara.

Tayang:
Penulis: Nitis Hawaroh
Editor: Sanusi
Tribunnews.com/Nitis Hawaroh
BANDARA MOROWALI - Wakil Menteri Perhubungan (Wamenhub) Suntana membantah terkait dugaan beroperasinya Bandara Morowali, Sulawesi Tengah tanpa kehadiran otoritas negara. Rabu (26/11/2025). 

Ringkasan Berita:
  • Wamenhub Suntana memastikan bandara Morowali resmi terdaftar di Kementerian perhubungan (Kemenhub) dan telah memiliki perizinan sesuai ketentuan
  • Pemerintah sudah menempatkan sejumlah personel lintas instansi di bandara tersebut untuk memperkuat pengawasan.

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Menteri Perhubungan (Wamenhub) Suntana membantah terkait dugaan beroperasinya Bandara Morowali, Sulawesi Tengah tanpa kehadiran otoritas negara.

Wamenhub Suntana memastikan bahwa bandara tersebut resmi terdaftar di Kementerian perhubungan (Kemenhub) dan telah memiliki perizinan sesuai ketentuan.

Suntana bilang, pemerintah sudah menempatkan sejumlah personel lintas instansi di bandara tersebut untuk memperkuat pengawasan.

"Mengenai Morowali kemarin kami sudah menempatkan beberapa personil di sana dari bea cukai, dari kepolisan, dari kemenhub sendiri sudah ada dirjen otoritas bandara ke sana. Jadi kami sudah turun ke sana," kata Suntana di Kemenko Perekonomian, Rabu (26/11/2025).

Suntana juga menegaskan bahwa Bandara Morowali ini bukan bandara ilegal. Dia menjelaskan, sejak awal bandara tersebut memiliki izin resmi dan telah melalui mekanisme pengawasan pemerintah.

"Sudah itu. Jadi itu sudah ada perizinan dari negara dan memang ada cara mengontrol dari itu sudah ada dan kemarin diperkuat dengan kehadiran personil dari lintas terkait," ungkap dia.

Di sisi lain, Wamenhub Suntana menyebut Banda Morowali hanya melayani penerbangan domestik.

"Itu domestik bukan internasional," tegasnya.

Baca juga: Polemik Bandara IMIP Dinilai Potret Buruk Kegagalan Pengawasan Otoritas Perhubungan Udara

Sebelumnya Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin geram lantaran adanya dugaan bandara yang tidak memiliki perangkat negara bertugas di Bandara Morowali, Sulawesi Tengah.

Sjafrie menyebut hal ini merupakan anomali yang terjadi di NKRI. Hal itu disampaikan Menhan saat meninjau bandara di lokasi pertambangan Morowali Sulawesi Tengah.

Sjafrie menyebut keberadaan bandara tanpa kehadiran negara sebagai anomali. Kondisi ini dikhawatirkan membuat kedaulatan ekonomi Indonesia menjadi rawan.

Ia menekankan perlunya deregulasi dan peningkatan pembangunan kekuatan pertahanan di titik-titik krusial nasional. Pihaknya menegaskan bahwa negara tidak akan berhenti menindak kegiatan ilegal yang merugikan kekayaan nasional.

Menhan juga berjanji akan melaporkan semua temuan dan evaluasi kepada Presiden Prabowo Subianto.

“Republik ini tidak boleh ada republik di dalam republik. Kita harus tegakkan semua ketentuan tanpa kita melihat latar belakang dari manapun asalnya,” tegas Sjafrie.

Diketahui sebelumnya, publik digegerkan adanya bandara yang beroperasi diduga tanpa pengawasan dan otoritas negara di kawasan industri Morowali, Sulawesi Tengah.

Dugaan itu berdasarkan penemuan dari Satgas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) yang dipublikasikan melalui Instagram resminya.

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

BizzInsight

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved