Minggu, 11 Januari 2026

Harga Beras Melonjak

Harga Beras Naik Jelang Akhir Tahun, Bapanas: Normal, Kecuali di Papua

Harga beras di Papua Pegunungan tercatat sebesar Rp 23.000 per kg, Papua Tengah Rp 17.200 per kg.

(Ho/Campus League)/Endrapta Ibrahim Pramudhiaz
HARGA BERAS - Plt Sekretaris Utama Badan Pangan Nasional (Bapanas) Sarwo Edhy ketika ditemui di Mako Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil), Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (5/12/2025). Ia mengklaim bahwa rata-rata harga beras secara nasional pada akhir tahun ini berada pada level yang relatif normal. 
Ringkasan Berita:
  • Harga beras di Papua Pegunungan tercatat sebesar Rp 23.000 per kg.
  • Papua Tengah Rp 17.200 per kg, dan Papua Rp 16.700 per kg.

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Plt Sekretaris Utama Badan Pangan Nasional (Bapanas) Sarwo Edhy mengklaim bahwa rata-rata harga beras secara nasional pada akhir tahun ini berada pada level yang relatif normal.

Walau demikian, ia menyoroti harga beras di Papua yang masih berada di atas Harga Eceran Tertinggi (HET).

Berdasarkan data SP2KP Kementerian Perdagangan per 4 Desember 2025, sejumlah provinsi di Papua memang menunjukkan harga beras di atas HET.

Untuk beras medium dengan HET Rp 15.500 per kilogram (kg) di wilayah Maluku dan Papua, harga beras di Papua Pegunungan tercatat sebesar Rp 23.000 per kg, Papua Tengah Rp 17.200 per kg, dan Papua Rp 16.700 per kg.

Sementara untuk beras premium dengan HET Rp 15.800 per kg, harga di Papua Pegunungan ternyata sebesar Rp 27.000 per kg.

Di Papua Tengah berada di angka Rp 18.700 per kg, Papua Selatan Rp 18.000 per kg, Papua Rp 18.000 per kg, Papua Barat Rp 16.800 per kg, dan Papua Barat Daya Rp 17.000 per kg.

"Harga beras nasional sekarang sudah relatif normal ya, kecuali di Papua. Papua memang agak tinggi," kata Sarwo Edhy ketika ditemui di Mako Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil), Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (5/12/2025).

Baca juga: Jalur Distribusi Hancur, Harga Beras di Aceh Meroket Tak Terkendali

Ia mengatakan bahwa pada Selasa mendatang, Bapanas bersama Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dan Kapolri rencananya akan meluncurkan penjualan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) khusus untuk wilayah Papua.

Beras SPHP tersebut disebut khusus karena biaya distribusinya kali ini ditanggung pemerintah.

Jadi, misalnya beras tersebut dikirim dari gudang di Makassar ke Papua, biaya distribusinya akan ditanggung oleh pemerintah.

Dengan biaya distribusi yang ditanggung, diharapkan harga beras di Papua bisa kembali normal sesuai HET.

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

BizzInsight

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved