Banjir Bandang di Sumatera
Pemerintah Mulai Data Petani Terdampak Banjir Sumatera untuk Penghapusan Utang KUR
Pemerintah akan mulai mendata petani yang terdampak banjir Sumatera untuk penghapusan utang Kredit Usaha Rakyat
Ringkasan Berita:
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pemerintah akan mulai mendata petani yang terdampak banjir Sumatera untuk penghapusan utang Kredit Usaha Rakyat (KUR).
Wakil Menteri Pertanian Sudaryono mengatakan mereka sedang berkoordinasi bersama kementerian lain dan juga Himpunan Bank Negara (Himbara).
"Kita data dulu orangnya mana, di mana tempatnya, nanti tinggal sama Menteri UMKM, kemudian Kementerian Koperasi, juga Himbara, dikoordinasikan mekanismenya," katanya ketika ditemui di kantor Kementan, Jakarta Selatan, Rabu (10/12/2025).
Baca juga: Hapus Utang KUR Petani Sumatera, Bamsoet: Negara Hadir untuk Rakyat
Ia mengungkap bahwa instruksi Presiden Prabowo Subianto adalah petani tidak boleh merasa khawatir.
Selain penghapusan utang KUR, Kementan juga akan menyediakan benih dan alat mesin pertanian bagi petani yang terdampak.
"Sesuai dengan instruksi Presiden kemarin waktu kunjungan ke sana kan sudah menyampaikan petani tidak boleh khawatir, nanti benih, alat mesin pertanian, bahkan KUR kalau ada pinjaman dan lain-lain kan Presiden ingin meng-cover itu semua," ujar Sudaryono.
Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyebut penghapusan utang KUR ini akan berlaku bagi petani yang terdampak banjir di Sumatera.
Zulhas, sapaan akrabnya, mengatakan bahwa semua utang KUR petani di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, akan dihapus.
"Bencana alam itu tentu semua yang utang pitung, pinjaman, dihapus ya," katanya di Jakarta, Senin (8/12/2025).
Adapun rencana penghapusan utang KUR petani ini awalnya disampaikan oleh Presiden Prabowo Subianto.
"Kemudian utang-utang KUR, karena ini keadaan alam, ya kita akan hapus,” ujar Prabowo, Minggu (7/12/2025).
“Jadi petani tidak usah khawatir tidak bisa kembalikan utang, karena ini bukan kelalaian, tapi keadaan terpaksa, force majeur,” lanjutnya.
Baca juga: Gandeng Perbankan, Menteri Maman Siap Bahas Relaksasi KUR untuk UMKM Terdampak Bencana di Sumatera
Ia menegaskan pemerintah akan mempercepat pemulihan sarana umum dan sektor pertanian. Ia mengatakan jembatan sementara sepanjang 30 meter ditargetkan dapat dibuka kembali dalam satu hingga dua minggu.
“Petani-petani tidak usah khawatir kalau sawahnya rusak, mereka kita akan bantu memperbaiki, itu prioritas kami. Juga, sementara belum sepenuhnya produksi, pangan akan kita kirim dari tempat lain, cadangan masih cukup banyak,” kata Prabowo.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/wamen-sudaryono-soal-KUR.jpg)