Harga Pangan
Harga Beras hingga Bawang Merah Melonjak Jelang Natal dan Tahun Baru, Amran Keluarkan Ancaman
Pemerintah memastikan stok pangan aman dan cukup jelang Natal dan Tahun Baru, dengan Satgas Pangan siap tindak pelanggaran harga.
Ringkasan Berita:
- Harga sejumlah komoditas pangan mengalami kenaikan jelang natal dan tahun baru.
- Mentan Amran Sulaiman mengancam menindak tegas pedagang yang menjual di atas HET setelah masa imbauan dinyatakan berakhir.
- Pemerintah memastikan stok pangan aman dan cukup jelang Natal dan Tahun Baru, dengan Satgas Pangan siap turun langsung menindak pelanggaran harga.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menjelang Natal dan Tahun Baru, harga sejumlah pangan mengalami kenaikan, pada Kamis (18/12/2025).
Mengutip data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola Bank Indonesia, harga bawang nerah naik jadi Rp53.300 per kilogram (kg).
Berikut rincian harga pangan yang mengalami kenaikan secara nasional berdasarkan data PIHPS:
- Bawang merah ukuran sedang naik 1,52 persen atau Rp800 menjadi Rp53.300 per kg.
- Bawang putih ukuran sedang naik Rp250 atau 0,63 persen ke level Rp40.150 per kg.
- Beras kualitas bawah I naik Rp50 menjadi Rp14.400 per kg.
- Beras kualitas medium II naik 0,32 persen atau Rp50 menjadi Rp15.800 per kg.
- Daging ayam ras segar naik Rp900 atau 2,2 persen ke posisi Rp41.900 per kg.
- Gula pasir kualitas premium naik Rp50 menjadi Rp19.850 per kg.
- Gula pasir lokal naik Rp50 menjadi Rp18.200 per kg.
- Minyak goreng curah naik Rp150 atau 0,8 persen menjadi Rp18.950 per kg.
- Minyak goreng kemasan bermerek I naik Rp200 atau 0,89 persen menjadi Rp22.650 per kg.
- Telur ayam ras segar naik Rp350 atau 1,07 persen menjadi Rp33.000 per kg.
Baca juga: Harga Beras di Papua Melonjak, di Pasar Cipete Selatan Jakarta Sudah Tiga Bulan Stabil
Ancaman Amran
Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) sekaligus Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, mengancam akan langsung menindak pedagang pangan yang masih menjual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET).
Setelah bertemu dengan sejumlah asosiasi pedagang pangan, Amran dan seluruh pihak sepakat untuk tidak menjual melebihi ketentuan HET.
"Alhamdulillah kami bersama seluruh asosiasi yang bergerak di bidang pangan sepakat jangan ada menjual harga di atas HET. Tidak boleh melewati HET karena suplai cukup," katanya di kantor Bapanas, Jakarta Selatan, Kamis (18/12/2025).
Ia menambahkan, kesepakatan tersebut juga mencakup komitmen menjaga stabilitas harga di tingkat konsumen.
"Jadi kesimpulannya adalah petani bahagia, pedagang untung, konsumen tersenyum. Itu kesepakatan kita," ujarnya.
Amran menegaskan bahwa pedagang yang masih kedapatan menjual di atas HET tidak akan diberi imbauan lagi.
Mereka akan langsung ditindak karena saat ini masa imbauan yang dilakukan melalui berbagai macam pendekatan sudah selesai.
Satgas Pangan akan langsung turun ke lapangan untuk melakukan penindakan terhadap pedagang yang bandel.
"[Kalau masih] melanggar HET, kita tindak. Bukan lagi imbauan. Masa imbauan sudah selesai. Satgas pangan langsung turun menindak," ucap Amran.
Harga sejumlah komoditas pangan mengalami kenaikan jelang natal dan tahun baru.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Harga-Pangan-Stabil-Awal-Ramadan_20250309_132425.jpg)