Rabu, 6 Mei 2026

Arus Lalu Lintas Naik 31 Persen di Tol Jakarta-Cikampek

Sebanyak 229.535 kendaraan melintas menuju timur melalui Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama atau naik 31,1 persen menjelang Natal 2025.

Tayang:
Penulis: Lita Febriani
Editor: Choirul Arifin
dok. Jasa Marga
LIBUR NATARU - Gerbang Tol Cikampek Utama 1, Jawa Barat. PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) menyiapkan 37 gerbang tol untuk mengantisipasi lonjakan pemudik selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. 

Ringkasan Berita:
  • Sebanyak 229.535 kendaraan melintas menuju Wilayah Timur Trans Jawa melalui Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama atau naik 31,1 persen menjelang Natal 2025.
  • Kendaraan menuju Jakarta melalui gerbang tol yang sama mencapai 137.720 kendaraan atau meningkat 20,83 persen.

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Jalur Tol Jakarta-Cikampek yang menjadi salah satu pintu utama pergerakan masyarakat menuju wilayah timur Pulau Jawa terus menunjukkan lonjakan volume kendaraan sejak beberapa hari menjelang libur Natal dan Tahun Baru 2026.

PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) mencatat sebanyak 229.535 kendaraan melintas menuju Wilayah Timur Trans Jawa melalui Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama atau naik 31,1 persen dibandingkan lalu lintas normal di kisaran 175.102 kendaraan.

VP Corporate Secretary and Legal PT Jasamarga Transjawa Tol Ria Marlinda Paallo mengatakan, peningkatan arus kendaraan tersebut diantisipasi dengan kesiapan operasional di GT Cikampek Utama.

"Dalam rangka mendukung kelancaran arus lalu lintas pada periode libur Nataru 2025/2026, JTT meningkatkan kesiapan operasional di GT Cikampek Utama melalui pengoperasian 37 gardu tol," tutur Ria dalam keterangan resmi, Rabu (24/12/2025).

Sebanyak 37 gardu tersebut terdiri dari 19 gardu di GT Cikampek Utama 1 arah Trans Jawa dan 18 gardu di GT Cikampek Utama 2 arah Jakarta.

Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan volume lalu lintas sekaligus menjaga kelancaran transaksi pengguna jalan selama periode libur panjang.

Baca juga: Kakorlantas Tegaskan Aturan Truk Sumbu Tiga Saat Nataru, Pemudik Diminta Waspada Bottleneck Tol

Sementara itu, arus kendaraan dari Wilayah Timur Trans Jawa menuju Jakarta juga mengalami kenaikan, meski tidak signifikan.

JTT mencatat sebanyak 175.625 kendaraan bergerak ke arah barat, atau naik 1,12 persen dibandingkan lalu lintas normal sebanyak 173.677 kendaraan.

Selain kesiapan sarana transaksi, JTT juga menyiagakan petugas operasional di sejumlah titik strategis di ruas tol Trans Jawa.

Baca juga: Truk Barang Dilarang Masuk Tol Selama Nataru 2025/2026 Dinilai Bisa Berdampak pada Ekonomi

Petugas disiagakan selama 24 jam untuk mendukung pengaturan lalu lintas, layanan transaksi, serta pengamanan dan pengendalian arus kendaraan, terutama pada jam-jam puncak pergerakan.

Lonjakan volume lalu lintas juga tercatat di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur. Di Jawa Tengah, volume kendaraan di GT Kalikangkung menuju Semarang pada periode H-7 hingga H-2 Nataru 2025/2026 mencapai 135.740 kendaraan atau naik 43,33 persen dari kondisi normal.

Sementara arus kendaraan yang meninggalkan wilayah Semarang tercatat 107.482 kendaraan atau meningkat 20,48 persen.

Di GT Banyumanik, sebanyak 187.503 kendaraan tercatat melaju menuju Solo atau naik 34,92 persen dari lalu lintas normal.

Kendaraan menuju Jakarta melalui gerbang tol yang sama mencapai 137.720 kendaraan atau meningkat 20,83 persen.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

BizzInsight

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved