Kamis, 23 April 2026

Menperin Agus Gumiwang Kenang Polemik dengan Apple: Alot, Diserang Kanan Kiri Atas

Agus Gumiwang Kartasasmita mengenang polemik yang melibatkan Apple terkait dengan iPhone 16 series yang sempat tak kunjung dijual di Indonesia.

Endrapta Pramudhiaz/Tribunnews.com
TALENTA DIGITAL - Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita ketika menyambangi Apple Developer Academy @BINUS Bali, Kamis (4/8/2025). Ia berharap akademi ini mampu menjadikan Indonesia sebagai pusat lahirnya talenta digital kelas dunia. Dok: Endrapta Pramudhiaz 

Ringkasan Berita:
  • Keberhasilan Kemenperin bernegosisasi dengan Apple pada awal tahun ini merupakan salah satu milestone atau tonggak pencapaian
  • Sekitar tujuh bulan handphone ini baru bisa dibeli orang Indonesia setelah pertama kali diperkenalkan secara global. Ini karena Kemenperin melarang penjualannya

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Perindustrian (Meneprin) Agus Gumiwang Kartasasmita mengenang polemik yang melibatkan Apple terkait dengan iPhone 16 series yang sempat tak kunjung dijual di Indonesia.

Menurut Agus, keberhasilan Kementerian Perindustrian (Kemenperin) bernegosisasi dengan Apple pada awal tahun ini merupakan salah satu milestone atau tonggak pencapaian pihaknya.

Baca juga: Apple Hentikan Produksi 25 Produk sepanjang 2025, iPhone SE hingga MacBook Air Tersingkir

Dalam polemik ini, ia mengaku negosiasinya berjalan alot. Kemenperin selalu diserang dari berbagai sisi.

"Kantor kami ini secara alot bernegosiasi dengan Apple, tekanan kiri, kanan, atas, kami diserang. Ahamdulillah kami bisa menanganinya," kata Agus di kantor Kementerian Perindustrian, Senayan, Jakarta Selatan, Rabu (31/12/2025).

Sebagai informasi, perjalanan iPhone 16 series bisa dijual di Indonesia bisa dibilang sangat panjang. Sekitar tujuh bulan handphone ini baru bisa dibeli orang Indonesia setelah pertama kali diperkenalkan secara global. Ini karena Kemenperin melarang penjualannya.

Alasan utama iPhone 16 dilarang di Indonesia adalah Apple belum memenuhi TKDN. setiap perangkat telekomunikasi seluler genggam seperti iPhone wajib memenuhi TKDN dengan nilai minimal 35 persen - 40 persen untuk mendapat sertifikat agar bisa dijual di Indonesia.

Tak lama setelah pengumuman pelarangan itu muncul, Apple mengajukan permohonan ke pemerintah Indonesia untuk melakukan audiensi dengan Kemenperin guna membahas pemenuhan TKDN agar bisa menjual iPhone 16.

Untuk bisa memenuhi TKDN dan mengedarkan iPhone 16 di Indonesia, Apple menegosiasi utang investasi yang belum dilunasinya menjadi sekitar Rp 157 miliar. Padahal, Apple memiliki utang investasi sebesar Rp 271 miliar.

Nilai investasi baru yang ditawarkan Apple lebih kecil dibanding utang investasi yang harus dilunasi. Investasi Rp 157 miliar itu akan disalurkan ke sebuah pabrik di Bandung melalui mitra strategis Apple di Indonesia.

Dengan investasi tersebut, pabrik itu direncanakan akan membuat produk seperti aksesori dan komponen untuk melengkapi gadget keluaran Apple. Namun, tawaran investasi ini tidak digubris oleh pemerintah.

Namun, hal itu tak membuat Apple menyerah. Apple kembali menawarkan nilai investasi baru untuk bisa jualan iPhone 16 di Indonesia. Apple menawarkan investasi 100 juta dollar AS (sekitar Rp 1,58 triliun) yang akan dilunasi selama dua tahun di Indonesia.

Baca juga: Bocoran iPhone Fold: Layar Lebih Lebar Saat Dibuka, Mirip iPad Terbesar Apple

Nilai investasi baru yang ditawarkan Apple lebih kecil dibanding utang investasi yang harus dilunasi. Investasi Rp 157 miliar itu akan disalurkan ke sebuah pabrik di Bandung melalui mitra strategis Apple di Indonesia.

Dengan investasi tersebut, pabrik itu direncanakan akan membuat produk seperti aksesori dan komponen untuk melengkapi gadget keluaran Apple. Namun, tawaran investasi ini tidak digubris oleh pemerintah.

Penawaran yang tak digubris, tak membuat Apple menyerah. Apple kembali menawarkan nilai investasi baru untuk bisa jualan iPhone 16 di Indonesia. Apple menawarkan investasi 100 juta dollar AS (sekitar Rp 1,58 triliun) yang akan dilunasi selama dua tahun di Indonesia.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

BizzInsight

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved