Minggu, 18 Januari 2026

Banjir Bandang di Sumatera

Bersama Kementerian PU, Hutama Karya Perkuat dan Percepat Dukungan Pemulihan Pascabencana di Aceh

Pemulihan pascabencana di Aceh terus diperkuat melalui kerja sigap Kementerian Pekerjaan Umum (PU) bersama Hutama Karya.

Tribunnews.com
PEMULIHAN BENCANA - Hutama Karya bantu pemulihan pascabencana di sejumlah titik terdampak, dari Aceh Utara hingga Aceh Tenggara. 

Ringkasan Berita:
  • Pemulihan pascabencana di Aceh terus diperkuat melalui kerja sigap Kementerian Pekerjaan Umum (PU) bersama Hutama Karya di sejumlah titik terdampak, dari Aceh Utara hingga Aceh Tenggara. 
  • Dukungan difokuskan pada pemulihan konektivitas, pengamanan area sungai di titik rawan, serta pemulihan layanan dasar agar aktivitas warga berangsur normal
  • Penanganan dilakukan pada beberapa klaster lokasi yang tersebar, mengikuti kebutuhan lapangan dan prioritas keselamatan warga.

 

TRIBUNNEWS.COM, ACEH – Pemulihan pascabencana di Aceh terus diperkuat melalui kerja sigap Kementerian Pekerjaan Umum (PU) bersama PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) di sejumlah titik terdampak, dari Aceh Utara hingga Aceh Tenggara. 

Dukungan difokuskan pada pemulihan konektivitas, pengamanan area sungai di titik rawan, serta pemulihan layanan dasar agar aktivitas warga berangsur normal.

Penanganan dilakukan pada beberapa klaster lokasi yang tersebar, mengikuti kebutuhan lapangan dan prioritas keselamatan warga.

Menteri PU, Dody Hanggodo mengatakan bahwa sektor sumber daya air menjadi salah satu fokus utama dalam penanganan bencana di Aceh.

Baca juga: 3.719 Relawan Kesehatan Dikerahkan, Layanan Medis Jangkau Ribuan Pengungsi di Aceh

“Kami memprioritaskan normalisasi sungai, pengamanan tanggul, serta penyediaan air bersih bagi masyarakat terdampak. Penanganan di bidang sumber daya air ini sangat krusial untuk melindungi keselamatan warga sekaligus mempercepat pemulihan wilayah,” ujar Menteri Dody.

Menurut Menteri Dody, penanganan bencana di Aceh dilakukan secara paralel dengan pemulihan infrastruktur lainnya.

“Atas arahan Bapak Presiden, seluruh jajaran Kementerian PU bergerak cepat dan terkoordinasi. Kami memastikaninfrastruktur sumber daya air dapat kembali berfungsi optimal untuk mendukung aktivitas masyarakat dan mencegahbencana lanjutan,” tambah Menteri PU, Dody.

Di lapangan, Hutama Karya mengambil peran dukunganpelaksanaan pada sejumlah titik yang berdampak langsung pada mobilitas.

Di Pidie Jaya, dukungan dilakukan melalui mobilisasi excavator untuk membantu pekerjaan di titik terdampak. 

Di Takengon, pekerjaan pada Jembatan Kr. Pelang didukung peralatan seperti Jembatan Bailey, crane, excavator, wheel loader dan dump truck.

Dukungan juga diperluas ke Aceh Tengah pada ruas Gayo Lues–Blangkejeren, dengan pengerahan 12 unit excavator dan wheel loader untuk membantu percepatan penanganan.

PEMBANGUNAN JEMBATAN - PT Hutama Karya bantu pemasangan Jembatan Bailey  Kabupaten Aceh Tenggara, Provinsi Aceh.
PEMBANGUNAN JEMBATAN - PT Hutama Karya bantu pemasangan Jembatan Bailey Kabupaten Aceh Tenggara, Provinsi Aceh. ((Ho/Campus League))

Di Lawe Alas, Desa Natam, Ketambe, dan Kampung Simpur,pekerjaan mencakup perbaikan jalan akses serta pembuatan tanggul sungai dengan dukungan excavator dan dump truck.

Pada koridor Gayo Lues–Kutacane, dukungan mencakuppenanganan Jembatan Lawe Penanggalan dan Jembatan Mengkudu 1, serta pekerjaan di Sungai Jembatan Natam melalui pembuatan tanggul, pengalihan aliran sungai, pemindahan jalan akses, dan perbaikan jalan.

Pada titik yang sama, pembuatan jalan akses baru di Serkil juga dilakukan untuk membantu pemulihan keterhubunganantarwilayah. Peralatan pendukung yang dicatat meliputi hiabcrane, crane, excavator, genset, sesuai kebutuhan pekerjaan lapangan.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

BizzInsight

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved