Prabowo Diundang Hadir di World Economic Forum 2026 Swiss
Presiden Prabowo Subianto diundang hadir di World Economic Forum (WEF) yang berlangsung di Davos, Swiss, 19–23 Januari 2026.
Ringkasan Berita:
- Presiden Prabowo Subianto diundang hadir di World Economic Forum (WEF) yang berlangsung di Davos, Swiss, 19–23 Januari 2026.
- Tahun ini, WEF mengangkat tema Spirit of Dialogue yang menyoroti fragmentasi geopolitik dan dampaknya terhadap ekonomi dunia
- Selain dihadiri para pemimpin dunia, WEF 2026 Davos juga dihadiri para tokoh dari sektor kemanusiaan, tenaga kerja, teknologi, kepemudaan, dan kepemimpinan.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto diundang hadir di World Economic Forum (WEF) yang berlangsung di Davos, Swiss, 19–23 Januari 2026.
Deputi Bidang Promosi Penanaman Modal Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM Nurul Ichwan mengatakan Prabowo diundang untuk menyampaikan apa yang menjadi visi Indonesia sebagai bagian dari perekonomian global.
"Presiden kita mendapat undangan. Artinya, WEF melihat penting untuk bisa menghadirkan pimpinan negara Indonesia bisa menyampaikan apa yang menjadi visi dari Indonesia sebagai bagian dari ekonomi global ke depannya," katanya di Wisma Danantara, Jakarta Selatan, Jumat (9/1/2026).
WEF merupakan sebuah forum yang mengangkat tema-tema paling relevan dan dinamika terkini secara global.
Tahun ini, WEF mengangkat tema Spirit of Dialogue yang menyoroti fragmentasi geopolitik dan dampaknya terhadap ekonomi dunia.
Forum ini akan mempertemukan para pemimpin global, mulai dari kepala negara, pimpinan organisasi internasional, hingga pelaku bisnis besar dunia.
Selain itu juga akan hadir tokoh dari sektor kemanusiaan, tenaga kerja, teknologi, kepemudaan, dan kepemimpinan.
Baca juga: Perang Rusia-Ukraina Hari ke-1066, Trump Berpidato di Davos Ungkap Ingin Segera Bertemu Putin
"Platform ini digunakan untuk para anggota WEF, khususnya pengambil keputusan dari pelaku bisnis utama global, untuk mendengarkan dalam satu waktu yang sama perkembangan apa sih yang terjadi secara global," ucap Nurul.
Hingga saat ini, jumlah peserta WEF terus bertambah dan terakhir tercatat mencapai 2.743 orang. Sekitar 30 kepala negara turut diundang, termasuk Presiden AS Donald Trump, meski daftar final yang terkonfirmasi hadir.
Selain kepala negara, perusahaan-perusahaan besar dunia juga hadir, antara lain Microsoft, ByteDance, Coca-Cola, Dell, Meta, Visa, UBS, Dow, S&P, Kearney, Mitsubishi, dan Volkswagen.
Di luar forum utama WEF, Indonesia juga akan menghadirkan Indonesia Pavilion berisi sejumlah sesi untuk mengeksplorasi soal Indonesia. Sesi ini melibatkan pembicara dari sektor pemerintahan hingga dunia usaha.
Dalam sesi ministerial dialogue, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani, serta Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono akan hadir.
Selain itu, akan ada sesi bertema Powering Indonesia's Future yang diisi pembicara dari Danantara dan dijadwalkan dihadiri COO Dony Oskaria dan CIO Pandu Sjahrir, serta berbagai sesi lain dengan pembicara CEO perusahaan-perusahaan Indonesia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Presiden-Prabowo-Subianto-menyampaikan-pidato-dalam-Pertemuan-Tahunan-Bank-Indonesia-2025.jpg)