Jumat, 15 Mei 2026

Koperasi Desa Merah Putih

Pemerintah Libatkan TNI Percepat Pembangunan Kopdes Merah Putih

Pemerintah menugaskan Agrinas Pangan bekerja sama dengan TNI Angkatan Darat di daerah untuk mempercepat realisasi.

Tayang:
HO/IST
KOPDES MERAH PUTIH - Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) mengatakan, saat ini pembangunan koperasi tersebut sudah masuk tahap proses di 26 ribu desa. Pemerintah menugaskan Agrinas Pangan bekerja sama dengan TNI Angkatan Darat di daerah untuk mempercepat realisasi. 
Ringkasan Berita:
  • Pemerintah mempercepat pembangunan Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih yang kini telah masuk proses di 26 ribu desa.
  • Agrinas Pangan ditugaskan bekerja sama dengan TNI AD agar target puluhan ribu koperasi tercapai tepat waktu.
  • Kendala utama berupa mahalnya harga lahan, sehingga pemerintah mempertimbangkan pembangunan vertikal di sejumlah daerah.

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pemerintah mempercepat pembangunan Koperasi Desa Merah Putih dan Koperasi Kelurahan Merah Putih di berbagai wilayah Indonesia.

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) mengatakan, saat ini pembangunan koperasi tersebut sudah masuk tahap proses di 26 ribu desa. 

Pemerintah menugaskan Agrinas Pangan bekerja sama dengan TNI Angkatan Darat di daerah untuk mempercepat realisasi.

Baca juga: Menkop Ferry dan LPDB Perkuat Ekosistem Kopdes untuk UMKM Anak Muda

"Hari ini, sudah dibangun dalam proses 26.000 Kopdes. Ditugaskan kepada Agrinas Pangan, kerjasama dengan TNI di daerah agar cepat," kata Zulhas di Graha Mandiri, Senin (12/1/2026).

Zulhas menyebut, percepatan pembangunan Kopdes Merah Putih ini penting karena jika pembangunan dilakukan satu per satu maka target puluhan ribu koperasi tidak akan tercapai tepat waktu.

"Karena kalau bangun 50.000, 60.000, satu-satu nggak akan selesai, sampai selesai pemerintah nggak selesai. Oleh karena itu diserahkan kepada Agrinas Pangan, kerjasama dengan TNI, Angkatan Darat," tegas Zulhas.

Di sisi lain, Zulhas juga menyebut bahwa nantinya keberadaan Kopdes Merah Putih dilengkapi dengan fasilitas pendukung seperti mobil operasional dan sebagainya.

Pemerintah juga tengah mempercepat pembebasan lahan untuk dijadikan Kopdes Merah Putih.

"Tadi kami rapat agar percepatan lahannya. Memang ideal 1.000 (meter persegi), itu sudah dapat kita angka 30.000, yang itu Rp1.000. Sudah ada 40.000, yang 1.000, yang ideal," ucap Zulhas.

Adapun saat ini pemerintah masih melakukan pendataan lanjutan untuk memastikan pembangunan Kopdes Merah Putih. Sebab kata dia, kendala harga tanah menjadi tantangan tersendiri karena harganya yang mahal.

"Harga tanah mahal. Ada yang Rp 300.000 per meter persegi, ada yang Rp 500.000, sedang kita data, ya. Apakah nanti dibangunnya ke atas? Ya, kalau misalnya Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, tanahnya Rp 10.000.000, kalau 1.000.000, Rp 10 miliar nggak mampu beli. Ya, yang sudah ada dibangun ke atas, tapi kami sedang data," imbuhnya menegaskan.

 

 

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

BizzInsight

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved