Jumat, 15 Mei 2026

BSSN Tekankan Pentingnya Keamanan Siber di Tengah Transformasi Digital BPD

keamanan siber kini menjadi bagian penting dalam mitigasi risiko bisnis sektor perbankan di tengah pesatnya transformasi digital.

Tayang:
Penulis: Eko Sutriyanto
Editor: Sanusi
Tribunnews.com/HO
TRANSFORMASI DIGITAL - Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Nugroho Sulistyo Budi menghadiri penandatanganan Nota Kesepahaman antara BSSN dan Asosiasi Bank Pembangunan Daerah (Asbanda) terkait penguatan ketahanan siber Bank Pembangunan Daerah (BPD) nasional di Jakarta, Rabu (13/5/2026). Nugroho menegaskan keamanan siber kini menjadi bagian penting dalam mitigasi risiko bisnis sektor perbankan di tengah pesatnya transformasi digital. (HO) 
Ringkasan Berita:
  • Kepala Badan Siber dan Sandi Negara Nugroho Sulistyo Budi menegaskan keamanan siber kini menjadi bagian penting dalam mitigasi risiko bisnis perbankan
  • BSSN dan Asosiasi Bank Pembangunan Daerah (Asbanda) menandatangani MoU penguatan ketahanan siber BPD nasional
  • Kerja sama ini mencakup penguatan kapasitas keamanan digital, SDM, hingga sistem peringatan dini

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA — Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Nugroho Sulistyo Budi menegaskan keamanan siber kini menjadi bagian penting dalam mitigasi risiko bisnis sektor perbankan di tengah pesatnya transformasi digital.

Pernyataan itu disampaikan saat penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Badan Siber dan Sandi Negara dan Asosiasi Bank Pembangunan Daerah (Asbanda) terkait penguatan ketahanan siber Bank Pembangunan Daerah (BPD) nasional di Jakarta, Rabu (13/5/2026).

Menurut Nugroho, pesatnya perkembangan teknologi di sektor keuangan juga diiringi meningkatnya ancaman siber. Karena itu, penguatan keamanan harus berjalan seiring dengan inovasi digital perbankan.
“Keamanan siber saat ini bukan lagi sekadar urusan teknis, melainkan telah menjadi pilar penting dalam mitigasi risiko bisnis,” ujar Nugroho dikutip, Jumat (15/5/2026).

Baca juga: PPDB 2026 Fokus pada Keamanan Siber dan Kemudahan Akses Pendaftaran

Ia menekankan komitmen direksi BPD dalam mengawal implementasi keamanan siber menjadi faktor penting untuk membangun ketahanan digital industri perbankan nasional.

Penandatanganan nota kesepahaman dilakukan oleh Sekretaris Utama BSSN Soetedjo Joewono dan Ketua Umum Asbanda Agus H. Widodo, serta disaksikan langsung oleh Nugroho Sulistyo Budi.

Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran pengurus Asbanda, direktur utama, dan direksi BPD dari berbagai wilayah di Indonesia.

Kerja sama ini menjadi langkah strategis menghadapi meningkatnya ancaman siber di tengah pesatnya transformasi digital industri perbankan.

Ketua Umum Asbanda Agus H. Widodo mengatakan transformasi digital kini menjadi kebutuhan utama bagi BPD. Namun di sisi lain, ancaman siber juga berkembang semakin cepat, kompleks, dan terorganisir.

Menurut Agus, serangan siber tidak hanya berdampak pada sistem teknologi informasi, tetapi juga dapat memengaruhi kepercayaan publik, reputasi institusi, hingga stabilitas ekonomi daerah dan nasional.

“Karena itu, keamanan siber harus dipandang sebagai isu strategis nasional dan bagian penting dari ketahanan industri keuangan Indonesia,” katanya.

Baca juga: Satelit Nusantara Lima Resmi Beroperasi, Jadi Jembatan Transformasi Digital di Seluruh Indonesia

Melalui kerja sama tersebut, BSSN dan Asbanda akan memperkuat sinergi dalam membangun ekosistem layanan perbankan digital yang aman, andal, dan tepercaya.

Kolaborasi itu mencakup penguatan kapasitas keamanan siber, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, pengembangan sistem peringatan dini, hingga penguatan tata kelola teknologi informasi di lingkungan BPD nasional.

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

BizzInsight

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved