Jumat, 1 Mei 2026

Angkutan Limbah B3 Melalui Kereta Api Tumbuh 37 Persen di 2025 Jadi 14,2 Ribu Ton

Bisnis transportasi limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) KAI Logistik hingga Desember 2025 mencapai 14.256 ton.

Tayang:
HO
TRANSPORTASI LOMBAH - KAI Logistik mencatat angkutan limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) hingga Desember 2025 sebanyak 14.256 ton. 
Ringkasan Berita:
  • Bisnis transportasi limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) KAI Logistik hingga Desember 2025 mencapai 14.256 ton.
  • Pengelolaan limbah B3 merupakan tantangan tersendiri yang menuntut sistem logistik yang aman dan terintegrasi.
  • KAI Logistik telah mengantongi izin resmi untuk seluruh jenis konten limbah B3 yang diangkut.
 

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - PT Kereta Api Logistik (KAI Logistik) mencatat volume angkutan limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) hingga Desember 2025 sebanyak 14.256 ton, tumbuh 37 persen dari tahun sebelumnya 10.386 ton.

Direktur Pengembangan Usaha KAI Logistik, Aniek Dwi Deviyanti, menyampaikan, pengelolaan limbah B3 merupakan tantangan tersendiri yang menuntut sistem logistik yang aman, terintegrasi, dan patuh terhadap ketentuan yang berlaku.

“Angkutan limbah B3 memiliki risiko tinggi terhadap kesehatan dan lingkungan apabila tidak dikelola dengan baik. Karena itu, pemilihan moda dan layanan angkutan menjadi elemen penting dalam memastikan pengelolaan limbah yang aman dan bertanggung jawab dan selaras dengan komitmen keberlanjutan," kata Aniek dikutip Sabtu (17/1/2026).

"Seluruh pengangkutan B3 oleh KAI Logistik dilakukan berdasarkan surat Rekomendasi Pengangkutan B3 melalui kereta api, yang memastikan bahwa jalur, titik muat, dan bongkar di wilayah Pulau Jawa telah memenuhi standar teknis dan administratif sesuai regulasi lingkungan dan perkeretaapian,” sambung Aniek.

Aniek menjelaskan, moda kereta api memiliki keunggulan dibandingkan moda transportasi lainnya, terutama dari sisi keselamatan dan pengendalian risiko. Jalur khusus kereta membuat potensi kecelakaan maupun pencemaran dapat diminimalkan. 

Baca juga: Didominasi Angkutan Batu Bara, KAI Logistik Kelola 12 Juta Ton Barang di Semester I 2024

Selain itu, KAI Logistik telah mengantongi izin resmi untuk seluruh jenis konten limbah B3 yang diangkut, sehingga memberikan kepastian kepatuhan regulasi serta rasa aman bagi pelanggan industri. 

Kemudian, penerapan standar operasional yang ketat di antaranya pengawalan petugas tersertifikasi dan pemeriksaan berkala di 4 check point meningkatkan aspek keamanan dan keselamatan pengiriman.  

Aniek menegaskan, pertumbuhan angkutan limbah B3 ini juga menjadi wujud kontribusi nyata KAI Logistik dalam mendukung agenda green logistics nasional. 

“Penggunaan kereta api turut membantu menekan emisi karbon. Hal ini sejalan dengan komitmen kami dalam solusi logistik terintegrasi yang tidak hanya memenuhi kebutuhan industri, tetapi juga mendukung keberlanjutan lingkungan,” paparnya.

 

 

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

BizzInsight

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved