Senin, 27 April 2026

Sore Ini Rupiah Menguat ke Rp 16.936 per Dolar AS, Ada Faktor Purbaya

Nilai tukar rupiah menguat 20 poin ke level Rp 16.936 per dolar AS pada penutupan perdagangan Rabu (21/1/2026) sore.

Editor: Choirul Arifin
WARTA KOTA/WARTA KOTA/HENRY LOPULALAN
KEMBALI MENGUAT - Nilai tukar rupiah menguat 20 poin ke level Rp 16.936 per dolar Amerika Serikat (AS) dari Rp 16.956 pada penutupan perdagangan Rabu (21/1/2026) sore. 

Presiden AS Donald Trump bersikeras bahwa "tidak ada jalan mundur" terkait Greenland, dengan alasan kekhawatiran keamanan di Arktik.

Donald Trump pun mengancam akan mengenakan tarif terhadap negara-negara Eropa. "Ini semakin memperburuk pasar yang sudah tegang akibat risiko perdagangan global," kata Ibrahim.

Presiden Prancis Emmanuel Macron mengatakan Eropa disebut tidak akan tunduk pada "para pengganggu".

Emmanuel Macron menekankan bahwa rasa hormat dan kerja sama, bukan paksaan, yang seharusnya mendefinisikan hubungan antar sekutu.

Pernyataannya, yang disampaikan di sela-sela Forum Ekonomi Dunia di Davos, menggarisbawahi meningkatnya keresahan di Eropa atas retorika dan ancaman perdagangan Washington yang terkait dengan sengketa Greenland.

"Trump berusaha menenangkan kekhawatiran dengan mengatakan AS sedang mengupayakan solusi atas masalah ini dan bertujuan untuk mencapai hasil yang memuaskan NATO, tetapi investor tetap berhati-hati," ujar Ibrahim.

Berdasarkan laporan Financial Times, Ibrahim menyebut penentangan Eropa terhadap upaya Presiden AS Donald Trump untuk mencaplok Greenland dan inisiatif "Dewan Perdamaian" yang diusulkannya telah mengganggu rencana paket dukungan ekonomi untuk Ukraina pasca-perang.

Masih merujuk laporan sama, pengumuman rencana kemakmuran senilai 800 miliar dolar AS yang direncanakan akan disepakati antara Ukraina, Eropa, dan AS di Forum Ekonomi Dunia di Davos minggu ini telah ditunda.  

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

BizzInsight

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved