Solikin M. Juhro Baca Pantun Isyana Sarasvati Saat Jalani Uji Kelayakan di DPR
Solikin M Juhro memaparkan delapan strategi kebijakan terintegrasi yang dirangkum dalam kerangka bertajuk Semangka.
Ringkasan Berita:
- Satu dari tiga calon Deputi Gubernur Bank Indonesia, yakni Solikin M. Juhro menjalani uji kelayakan dan kepatutan di Komisi XI DPR hari ini.
- Solikin M Juhro memaparkan delapan strategi kebijakan terintegrasi yang dirangkum dalam kerangka bertajuk Semangka.
- Strategi ini merupakan pendekatan kebijakan yang saling terorkestrasi dan tidak dapat dipisahkan satu sama lain.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Satu dari tiga calon Deputi Gubernur Bank Indonesia, yakni Solikin M. Juhro menjalani uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) di Komisi XI DPR RI, Jumat, 23 Januari 2026.
Jalannya uji kelayakan dipimpin langsung Ketua Komisi XI DPR Mukhamad Misbakhun.
"Pak Solikin Juhro ini adalah salah satu calon anggota deputi Gubernur BI yang diusulkan oleh Bapak Presiden melalui surat yang dikirimkan kepada pimpinan DPR, dilandasi oleh usulan dari Gubernur Bank Indonesia yang terdiri dari tiga nama dan nomor salah satunya adalah Pak Solikin," kata Miabakhun membuka rapat.
Setelah membuka rapat, Solikin dipersilakan memaparkan visi misi sebagai calon Deputi Gubernur BI.
Sebelum memasuki materi, Solikin pun membacakan pantun agar suasana menjadi cair. "Mohon izin, pak supaya agak cair saya bacakan pantun pembuka," ujarnya.
"Jalan-jalan ke Senayan sarapan bihun. Enggak disangka ketemu Isyana Sarasvati. Yang terhormat, ketua dewan Bapak Mukhamad Misbakhun. Izinkan, saya serukan gagasan visi misi membangun ekonomi negeri," imbuhnya.
Baca juga: Profil 3 Calon Deputi Gubernur BI: Dicky Kartikoyono, Solikin Juhro dan Thomas Djiwandono
Ada tiga nama yang diusulkan sebagai calon Deputi Gubernur Bank Indonesia, yakni Dicky Kartikoyono, Solikin M. Juhro, dan Thomas Djiwandono.
Proses fit and proper test akan dilanjutkan pada hari Senin (26/1/2026) siang dengan dua calon lainnya, yakni Dicky Kartikoyono dan Thomas Djiwandono.
Solikin Punya Delapan Strategi
Calon Deputi Gubernur Bank Indonesia Solikin M Juhro, memaparkan delapan strategi kebijakan terintegrasi yang dirangkum dalam kerangka bertajuk Semangka.
Sholikin menekankan, strategi Semangka merupakan pendekatan kebijakan yang saling terorkestrasi dan tidak dapat dipisahkan satu sama lain.
Baca juga: Komisi XI DPR Mulai Fit and Proper Test Deputi Gubernur BI, Solikin M. Juhro Tampil Pertama
“S tentunya adalah stabilitas makroekonomi dan keuangan, ekonomi syariah dan pesantren, makroprudensial yang inovatif, akselerasi reformasi struktural, navigasi stabilitas harga pangan, gerak UMKM dan ekonomi kreatif, keandalan digitalisasi sistem pembayaran."
"S juga bermakna aksi bersama sinergi dan kolaborasi sebagai seal atau kunci dari semua langkah-langkah kita tadi," kata Solikin dalam paparannya.
Solikin menegaskan, stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan merupakan fondasi utama untuk menjaga ketahanan ekonomi nasional, khususnya di tengah dinamika global yang semakin kompleks dan penuh ketidakpastian.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Fit-and-Proper-Test-Solikin.jpg)