BREAKING NEWS: Thomas Djiwandono Jadi Deputi Gubernur Bank Indonesia
Penetapan diumumkan Ketua Komisi XI DPR RI Misbakhun setelah proses fit and proper test dan kesepakatan musyawarah mufakat.
Ringkasan Berita:
- Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono ditetapkan sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia menggantikan Juda Agung.
- Penetapan diumumkan Ketua Komisi XI DPR RI Misbakhun setelah proses fit and proper test dan kesepakatan musyawarah mufakat.
- Keputusan ini akan dibawa ke Rapat Paripurna DPR RI untuk disahkan secara resmi.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono ditetapkan sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) yang baru.
Penetapan itu disampaikan Ketua Komisi XI DPR RI Misbakhun usai melakukan fit and proper test tiga calon Deputi Gubernur BI.
Pada Senin (26/1/2026) ini, dilakukan dua terkahir fit and proper test calon Deputi Gubernur BI, yaitu Dicky Kartikoyono dan Thomas Djiwandono.
Baca juga: Paparkan Visi Misi Calon Deputi Gubernur BI, Thomas Lewati Waktu, DPR Persilakan Lanjut
Fit and proper test dilakukan Komisi XI DPR RI bersama para calon di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.
Thomas menjadi calon terakhir yang melakukan fit and proper test. Pantauan Tribunnews di lokasi, ia keluar ruangan sekitar pukul 17.44 WIB.
Thomas yang merupakan keponakan presiden Prabowo Subianto itu sempat memberikan keterangan pers secara singkat dan kemudian meninggalkan gedung DPR RI.
Selang sekitar 14 menit, sekitar pukul 17.58 WIB, pimpinan Komisi XI DPR RI keluar dari ruangan.
Misbakhun pun mengumumkan kalau Thomas ditetapkan menjadi Deputi Gubernur BI yang baru menggantikan Juda Agung yang mengundurkan diri beberapa hari sebelumnya.
Ia mengatakan keputusan ini sudah disepakati oleh seluruh poksi yang ada di Komisi XI DPR RI.
"Kesepakatan melalui proses musyawarah mufakat dan kemudian dimasukkan dalam rapat internal di komisi 11 bahwa diputuskan yang menjadi Deputi Gubernur Bank Indonesia pengganti bapak Juda Agung yang mengundurkan diri adalah bapak Thomas A.M. Djiwandono," kata Misbakhun.
Keputusan ini akan dibawa ke Rapat Paripurna DPR RI untuk disahkan.
Profil Thomas Djiwandono
Mengutip laman resmi Partai Gerindra, Thomas Djiwandono merupakan Bendahara DPP Partai Gerindra sejak 2014.
Dengan demikian, periode kali ini, 2019-2024 merupakan periode kedua Thomas menjabat sebagai Bendahara DPP Partai Gerindra.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Thomas-Djiwandono-ikut-uji-kelayakan-OK.jpg)