Perkuat SDM Industri, Kemenperin-Universitas Hiroshima Gelar Kontes Esai Bahasa Jepang
Sejumlah mitra industri dan institusi pendidikan turut mendukung kegiatan ini, antara lain PT Suzuki Indomobil Sales dan Andersen Group.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) memperkuat pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) industri yang berdaya saing global melalui penyelenggaraan kontes bahasa Jepang bekerja sama dengan Universitas Hiroshima, Jepang.
Kontes bertajuk The 2nd Hiroshima University Japanese Essay Contest for Indonesian Students Award Ceremony Program digelar di Jakarta, Selasa (10/2/2026) sebagai pembinaan generasi muda agar memiliki kompetensi bahasa, pemahaman lintas budaya dan wawasan global yang relevan dengan kebutuhan industri nasional ke depan.
"Hubungan Indonesia dan Jepang tidak hanya kuat dalam aspek investasi dan perdagangan, tetapi juga dalam pengembangan sumber daya manusia. Melalui kegiatan ini, kami mendorong lahirnya generasi muda yang memiliki kompetensi bahasa, pemahaman lintas budaya, serta kesiapan untuk berkontribusi langsung dalam penguatan sektor industri nasional," kata Wakil Menteri Perindustrian Faisol Riza, Selasa (10/2/2026).
Penguatan SDM industri menjadi fondasi penting dalam meningkatkan daya saing industri nasional, terutama di tengah dinamika global dan kerja sama internasional yang semakin erat.
Penyelenggaraan kontes esai bahasa Jepang ini menunjukkan peningkatan partisipasi yang signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.
Jika pada pelaksanaan perdana berhasil menghimpun 96 karya esai, pada tahun ini jumlah karya yang masuk meningkat menjadi sekitar 280 esai.
Baca juga: BNI Gelar Market Outlook 2026, Perkuat Ketahanan Industri Pasar Modal di Tengah Tantangan Siber
Peningkatan tersebut mencerminkan tingginya minat mahasiswa Indonesia terhadap pembelajaran bahasa Jepang sekaligus besarnya manfaat kegiatan ini bagi peningkatan kualitas pendidikan.
Wakil Presiden dan Direktur Hiroshima University Kaneko Shinji menyampaikan, mahasiswa Indonesia merupakan salah satu komunitas internasional terbesar di universitas tersebut.
"Per Mei 2025, terdapat 127 mahasiswa Indonesia dari total 1.132 mahasiswa asing di Hiroshima University, menempati posisi kedua berdasarkan negara asal. Hingga saat ini, lebih dari 1.000 alumni Indonesia telah lulus dari Hiroshima University dan banyak yang berkontribusi di sektor industri, pemerintahan, maupun akademisi," ucap Shinji.
Baca juga: Industri AMDK Tumbuh Stabil 5–8 Persen, Serap 46 Ribu Tenaga Kerja
Sejumlah mitra industri dan institusi pendidikan turut mendukung kegiatan ini, antara lain PT Suzuki Indomobil Sales, PT Sprix, Chateraise Indonesia Manufacturing, Andersen Group, Gakken Holdings Co. Ltd., serta berbagai lembaga pengembangan talenta lainnya.
Pada pelaksanaan tahun ini, peserta peraih prestasi terbaik berasal dari Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Sebelas Maret (UNS), Universitas Padjadjaran (UNPAD), Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Universitas Udayana, Politeknik Takumi dan Universitas Brawijaya (Unbraw).
"Kami mengapresiasi komitmen Universitas Hiroshima, para mitra industri, serta institusi pendidikan yang terus mendukung pengembangan generasi muda Indonesia. Ke depan, kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan melahirkan talenta-talenta industri yang unggul, berwawasan global, dan siap berkontribusi bagi kemajuan industri nasional," ungkap Faisol Riza.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Faisol-Riza-Kontes-Bahasa-Jepang.jpg)