IIMS 2026
Januari, SPK Daihatsu Rocky Hybrid Tembus 550 Unit, 40 Unit Sudah Dikirim
Pengiriman unit Rocky Hybrid ke konsumen sudah dimulai sejak Desember 2025 meski semula dijadwalkan mulai Januari 2026.
Ringkasan Berita:
- Penjualan Daihatsu Rocky Hybrid sejak peluncuran hingga Januari 2026 membukukan Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) mencapai 550 unit.
- Pengiriman unit Rocky Hybrid ke konsumen sudah dimulai sejak Desember 2025 meski semula dijadwalkan mulai Januari 2026.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Penjualan Daihatsu Rocky Hybrid sejak peluncuran hingga Januari 2026 membukukan Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) mencapai 550 unit.
"Kurang lebih SPK-nya sampai Januari kemarin ada 550," kata Direktur Marketing dan Corporate Communication PT Astra Daihatsu Motor Sri Agung Handayani di acara Media Gathering di Kemayoran, Jakarta, Kamis (12/2/2026).
Pengiriman unit Rocky Hybrid ke konsumen sudah dimulai sejak Desember 2025 meski semula dijadwalkan mulai Januari 2026.
Sampai akhir Desember unit yang telah diserahterimakan ke konsumen mencapai 40 unit yang merupakan produksi khusus, sementara pengiriman penuh akan dilakukan di Februari 2026.
“Kita pengiriman mulai Desember 2025. Sebenarnya harusnya Januari tapi kita ada beberapa advance yang kita kirim di Desember. 40 unit yang baru kita kirim di tahun lalu. Jadi nanti full-nya di Februari onwards. Karena VIN code-nya 2026 diproduksi Januari. Jadi kapal, logistik sampai di kita Februari minggu kedua," jelas Sri Agung.
Soal update harga jualnya, Daihatsu tidak menaikkan harga di 2026. "Harganya tetap Rp 299.900.000, karena kami mengapresiasi customer yang sudah berminat tapi juga harus menunggu. Jadi kita mempertahankan harga Rp 299,9 juta," ungkapnya.
Baca juga: Pilihan Modifikasi Si Imut Changan Lumin EV yang Ekspresif di IIMS 2026
Harga tersebut berlaku On The Road (OTR) Jakarta dan tidak akan berubah bagi konsumen yang telah melakukan pemesanan.
"Untuk yang sudah menunggu jangan khawatir, harga tidak akan berubah juga. Itu OTR untuk wilayah Jakarta," imbuh Sri Agung.
Menurut Sri Agung, keputusan mempertahankan harga bukan karena faktor pasar atau kompetisi, melainkan sebagai bentuk apresiasi kepada konsumen yang telah melakukan pemesanan sejak awal, termasuk untuk unit produksi khusus sebelumnya.
Baca juga: Tiga Mobil Masa Depan dari Kia dan Chery yang Mendarat di IIMS 2026
"Enggak, yang lain naik, naik saja. Ini tidak naik. Karena kita apresiasi customer yang kemarin itu adalah special production. Kami juga mengapresiasi dan mengucapkan permohonan maaf untuk customer-customer yang masih menunggu, karena sebenarnya kita di produksi full-nya adalah mulai tahun ini," ucapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Sri-Agung-ADM-OK.jpg)