Groundbreaking Rusun Subsidi Meikarta Awal Maret 2026, Maruarar: Saya Akan Datang
Peletakan batu pertama pembangunan rumah subsidi Meikarta di Cikarang, Bekasi, akan dilakukan pada 8 Maret 2026.
Ringkasan Berita:
- Peletakan batu pertama pembangunan rumah subsidi Meikarta di Cikarang, Bekasi, akan dilakukan pada 8 Maret 2026.
- Proses land clearing sudah dilakukan setidaknya untuk tiga tower rusun subsidi di kawasan Meikarta.
- Pada setiap 10 hektar lahan akan dibangun 18 tower rusun, di mana setiap tower memiliki 30 lantai dengan 3 tipe unit yakni tipe satu kamar, dua kamar dan tiga kamar tidur.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman RI (PKP) Maruarar Sirait menyatakan, groundbreaking atau peletakan batu pertama pembangunan rumah subsidi Meikarta di Cikarang, Bekasi, akan dilakukan pada 8 Maret 2026.
Groundbreaking dilakukan setelah proses land clearing terhadap tanah hibah seluas 30 hektar tersebut selesai. "Kita sudah dua minggu lalu lakukan land clearing ya," kata Maruarar kepada awak media di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (18/2/2026).
"Saya akan datang tanggal delapan Maret, saya bersama Pak Rosan ya, untuk groundbreaking," sambung dia.
Dalam kesempatan sebelumnya, dia menargetkan rusun subsidi tersebut akan rampung dibangun selruuhnya pada Agustus 2028.
"Kemudian tanggal, rencananya bulan Agustus, kita sudah naik ke atas dan doakan, bulan Agustus 2028, kita sudah menyerahkan, Pak. Ada tiga lokasi, Pak, masing-masing 10 hektare," kata dia saat rapat kerja dengan Komisi V DPR Selasa (10/2/2026).
Maruarar mengklaim pemerintah sama sekali tidak mengeluarkan uang, lantaran tanah yang digunakan untuk membangun rusun merupakan lahan hibah dari grup Lippo.
Baca juga: Satu Tower Rusun Subsidi Berkapasitas 1.208 Unit Dibangun di Bandung
Proses land clearing sudah dilakukan setidaknya untuk tiga tower rusun subsidi di kawasan Meikarta.
"Jadi negara itu mendapatkan hibah Pak. Tadi kan Bapak menyampaikan bagaimana melibatkan Pak, jadi negara tidak mengeluarkan uang untuk tanahnya Pak. Saya sudah rapat nanti bagaimana pembiayaannya, bagaimana tapi tanahnya hibah 30 hektare," ucap Ara.
Tiga Tipe Kamar
Dia menjelaskan, pada setiap 10 hektar lahan akan dibangun 18 tower rusun, di mana setiap tower memiliki 30 lantai dengan 3 tipe unit yakni tipe satu kamar, dua kamar dan tiga kamar tidur.
Dia memastikan, ekosistem di Meikarta saat ini sudah hidup dengan akses fasilitas umum sudah bisa dijangkau dengan cepat.
Baca juga: Rusun Subsidi Meikarta Ditargetkan 141 Ribu Unit, 18 Tower dan 32 Lantai
"Ukurannya kira-kira 25, 35, 45. Jadi ini akan menjadi ekosistem yang baik, Pak, bagi perumahan rakyat di kawasan itu," kata dia.
"Itu saya sudah cek lima ekosistemnya, dari tempat yang dibangun di sini, rata-rata 10 menit kemana saja, satu, ke tempat ibadah, saya sudah lihat mesjidnya, cuma 10 menit," tukasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Maruarar-Sirait-soal-Rusun-Meikarta-OK.jpg)