Tahun Ini KAI Logistik Bidik Pendapatan Rp2,47 Triliun, Angkutan Multikomoditas Digenjot
KAI Logistik menargetkan pendapatan sebesar RP 2,47 triliun dan laba sebesar Rp 176 miliar, naik 119 persen dibandingkan realisasi di 2025.
Ringkasan Berita:
- KAI Logistik menargetkan pendapatan Rp2,47 triliun, tumbuh 119 persen dibandingkan realisasi 2025 sebesar Rp1,1 triliun.
- Volume angkutan multikomoditas ditargetkan lebih dari 9 juta ton (naik >200 persen), sementara angkutan ritel 165 ribu ton atau naik 152 persen.
- Pertumbuhan didorong pengalihan pengelolaan angkutan non-batu bara di Jawa.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - KAI Logistik pada tahun ini menargetkan pendapatan sebesar RP 2,47 triliun dan laba sebesar Rp 176 miliar. Target pendapatan tersebut tumbuh 119 persen dibandingkan realisasi di 2025 sebesar Rp 1,1 triliun.
Direktur Utama KAI Logistik, Yuskal Setiawan, menyampaikan, target tersebut ditopang oleh perluasan skala bisnis. “Target ditetapkan mencerminkan kesiapan perusahaan dalam mengelola pertumbuhan secara berkelanjutan,” ujar Yuskal dikutip Selasa (3/3/2026).
Dari sisi operasional, KAI Logistik menargetkan pertumbuhan volume angkutan yang signifikan di sebagian besar lini layanan. Pada segmen angkutan ritel, volume ditargetkan mencapai 165 ribu ton, atau meningkat 152% dibandingkan capaian tahun 2025.
Sementara itu, pertumbuhan paling signifikan terjadi pada angkutan multikomoditas, khususnya angkutan peti kemas, semen, dan komoditas non-batu bara, dengan target volume lebih dari 9 juta ton, atau meningkat lebih dari 200% dibandingkan realisasi sebelumnya.
Yuskal melanjutkan, lonjakan volume tersebut didorong oleh peningkatan kapasitas bisnis perusahaan, terutama melalui pengalihan dan pengelolaan penuh angkutan non-batu bara di wilayah Jawa, yang sebelumnya masih dikelola sebagian oleh induk usaha.
Baca juga: Serangan Militer AS-Israel ke Iran Picu Lonjakan Harga Energi dan Naiknya Biaya Logistik
“Pengalihan pengelolaan angkutan non-batu bara di Jawa memberikan ruang pertumbuhan yang signifikan bagi KAI Logistik, sekaligus memperkuat fokus kami pada pengembangan angkutan multikomoditas,” ujarnya.
Pada segmen angkutan batu bara, KAI Logistik menargetkan volume 23 juta ton, atau meningkat 19% dibandingkan kinerja tahun 2025. Target tersebut ditetapkan untuk menjaga kesinambungan kinerja komoditas utama, di tengah strategi diversifikasi bisnis yang terus diperkuat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/kai-logistik-kontainer.jpg)