Mudik Lebaran 2026
Urai Antrean Kendaraan di Gilimanuk, ASDP Operasikan KMP Prima Nusantara
ASDP mencatat terjadinya lonjakan pergerakan masyarakat yang menggunakan kendaraan pribadi menyeberang dari Pulau Bali ke Pulau Jawa
Ringkasan Berita:
- ASDP Catat Pergerakan Kendaraan H-4 Meningkat: 25.105 Unit Menyeberang dari Bali ke Jawa
- Pengerahan KMP Prima Nusantara merupakan langkah konkret untuk meningkatkan kapasitas layanan di lintasan tersibuk
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mencatat terjadinya lonjakan pergerakan masyarakat yang menggunakan kendaraan pribadi menyeberang dari Pulau Bali ke Pulau Jawa.
Dimana, berdasarkan data Posko Gilimanuk selama 24 jam (17 Maret 2026 pukul 00.00–23.59 WIB) atau H-4, tercatat sebanyak 25.105 unit kendaraan menyeberang dari Bali ke Jawa.
Baca juga: ASDP Bakauheni Catat Lonjakan Kendaraan, Sepeda Motor Jadi Penyumbang Tertinggi
Angka tersebut meningkat 1,6 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yakni sebanyak 24.716 unit. Kenaikan signifikan terjadi pada kendaraan roda dua yang mencapai 16.909 unit atau naik 7,2 persen.
Sementara itu, total trip kapal mencapai 243 trip, dengan jumlah penumpang 74.263 orang, kendaraan roda empat tercatat 6.016 unit, truk 1.586 unit, dan bus 594 unit.
Secara kumulatif sejak H-10 hingga H-4, total penumpang mencapai 383.398 orang atau naik 0,3 persen, sementara total kendaraan mencapai 122.892 unit atau meningkat 2,6 persen dibandingkan tahun lalu.
Menyikapi tingginya peningkatan jumlah pergerakan orang tersebut, ASDP Indonesia mengerahkan kapal perbantuan KMP Prima Nusantara milik PT Jembatan Nusantara (JN) ke lintasan Ketapang–Gilimanuk.
Wakil Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry, Yossianis Marciano menegaskan, seluruh sumber daya saat ini difokuskan untuk mempercepat stabilisasi layanan di lapangan.
“Pengerahan KMP Prima Nusantara merupakan langkah konkret untuk meningkatkan kapasitas layanan di lintasan tersibuk," kata Marciano dalam keterangan resminya, Rabu (18/3/2026).
Marciano menyatakan, pengerahan kapal perbantuan KMP Prima Nusantara ini juga guna menyikapi jalan penutupan sementara layanan penyeberangan Gilimanuk–Ketapang PP menjelang Hari Raya Nyepi pada periode 18-20 Maret 2026.
Pasalnya kata dia, tingginya pergerakan kendaraan dalam waktu bersamaan memberikan tekanan besar terhadap kapasitas layanan.
"Kami juga terus mengoptimalkan pola operasi kapal agar proses penyeberangan berjalan lebih cepat dan antrean dapat ditekan," ujarnya.
Kapal tersebut kata Marciano, kini telah aktif beroperasi untuk meningkatkan kapasitas angkut sekaligus mempercepat proses bongkar muat kendaraan.
"Langkah ini menjadi bagian dari strategi percepatan layanan guna menekan waktu tunggu pengguna jasa secara bertahap," sambung dia.
Sementara itu, General Manager ASDP Cabang Ketapang, Arief Eko, menambahkan, pengaturan operasional terus dilakukan pihaknya secara dinamis mengikuti kondisi real-time terlebih terhadap antrean masuk kendaraan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/antrean-kendaraan-di-gilimanuk-parah.jpg)