Selasa, 14 April 2026

Genjot Infrastruktur Data, DCII Catat Pendapatan Rp 2,54 Triliun Sepanjang 2025

PT DCI Indonesia Tbk (DCII) sepanjang 2025 membukukan pendapatan sebesar Rp 2,54 triliun, tumbuh 40,1 persen dari periode sebelumnya

Editor: Sanusi
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
KINERJA KEUANGAN - Total aset DCII pada 2025 meningkat menjadi Rp 6,65 triliun, dengan total ekuitas sebesar Rp 4 triliun 
Ringkasan Berita:
  • DCII mencatat pendapatan Rp2,54 triliun pada 2025, tumbuh 40,1 persen, dengan laba bersih Rp1 triliun.
  • Ekspansi data center dilakukan di Cibitung dan Surabaya untuk memperluas kapasitas dan jangkauan.
  • Pertumbuhan didorong kebutuhan AI, cloud, dan komputasi berdensitas tinggi di Indonesia.

 

 TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Emiten atau perusahaan publik, PT DCI Indonesia Tbk (DCII) sepanjang 2025 membukukan pendapatan sebesar Rp 2,54 triliun, tumbuh 40,1 persen dari periode sebelumnya.

Kemudian, EBITDA tercatat Rp 1,55 triliun dengan margin 61,0 persen, sementara laba bersih mencapai Rp1 triliun, meningkat 25,7 persen secara tahunan.

Adapun total aset Perseroan meningkat menjadi Rp 6,65 triliun, dengan total ekuitas sebesar Rp 4 triliun.

Baca juga: East Ventures Luncurkan EV-DCI 2024, Provinsi di Jawa Raih Skor Tertinggi Daya Saing Digital

Direktur Corporate Affairs merangkap Sekretaris Perusahaan DCII, Indri Koesindrijastoeti, mengatakan, salah satu capaian perseroan pada tahun 2025 adalah telah beroperasinya secara penuh pusat data JK6 yang berlokasi di Kampus H1 Cibitung dengan kapasitas 36 MW.

Selain itu, perseroan juga telah menyelesaikan pembangunan E2 Data Center Surabaya dengan kapasitas IT sebesar 9 MW yang mulai beroperasi secara komersial pada Kuartal I 2026.

Menurutnya, fasilitas ini memperluas jangkauan geografis platform pusat data Perseroan yang kini tersebar di empat lokasi strategis, yaitu Cibitung (H1), Karawang (H2), Jakarta (E1), dan Surabaya (E2), sekaligus memperkuat konektivitas digital nasional, khususnya bagi wilayah Indonesia bagian timur.

"Penyelesaian E2 Surabaya semakin memperkuat kapasitas dan platform pusat data Perseroan," kata Indri dalam RUPS Tahunan DCII, Senin (30/3/2026).

Ia menyampaikan, pada 2026 perseroan akan melanjutkan pengembangan DCI Platform melalui ekspansi kapasitas dengan time-to-market yang cepat dan konsisten menjaga keandalan operasional.

Baca juga: DCI Indonesia Bukukan Pendapatan Rp1,3 Triliun Sepanjang 2023

Infrastruktur pusat data tersebut, untuk mendukung beban kerja AI, komputasi berdensitas tinggi, serta otomasi berbasis data sejalan dengan peningkatan kebutuhan cloud dan pemanfaatan artificial intelligence di Indonesia.

"Ke depan, perseroan akan terus mengembangkan infrastruktur pusat data berstandar global untuk mendukung kebutuhan AI, cloud, serta komputasi berdensitas tinggi di Indonesia," tuturnya.

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

BizzInsight

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved