Selasa, 14 April 2026

Ada Kabar Harga BBM Naik Per 1 April 2026, Antrean di Sejumlah SPBU Masih Normal

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Roberth M.V. Dumatubun membantah soal beredarnya dokumen kenaikan harga BBM per 1 April 2026 tersebut.

Penulis: Lita Febriani
Editor: Sanusi
Tribunnews.com/Lita Febriani
SITUASI SPBU - Situasi antrean tiga SPBU di kawasan Kemanggisan, Kemandoran dan Kebon Jeruk masih normal di tengah isu kenaikan harga BBM yang mencapai hingga Rp 9.000 per liter, Senin (30/3/2026). (Tribunnews.com/Lita Febriani). 

Ringkasan Berita:
  • Isu tersebut mencuat di tengah kenaikan harga minyak dunia yang dipicu eskalasi konflik antara Israel bersama Amerika Serikat dan Iran
  • Pertamina juga menyatakan dukungannya terhadap imbauan pemerintah agar masyarakat menggunakan energi secara bijak

 


TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Kabar mengenai rencana kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) mulai April 2026 ramai beredar.

Isu tersebut mencuat di tengah kenaikan harga minyak dunia yang dipicu eskalasi konflik antara Israel bersama Amerika Serikat dan Iran.

Meski kabar tersebut menyebar luas, kondisi di lapangan terpantau masih normal. Berdasarkan pantauan Tribunnews.com di sejumlah SPBU Pertamina di kawasan Kemanggisan, Kemandoran dan Kebon Jeruk pada Senin (30/3/2026), antrean kendaraan tidak menunjukkan lonjakan signifikan.

Baca juga: Kondisi SPBU di Jakarta Selatan Masih Lengang di Tengah Isu Kenaikan Harga BBM Awal April 2026

Antrean panjang tetap terlihat pada BBM bersubsidi jenis Pertalite, sementara untuk BBM non-subsidi seperti Pertamax, aktivitas pengisian terpantau ramai namun masih dalam batas wajar, baik oleh kendaraan roda dua maupun roda empat.

Dihubungi terpisah, Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Roberth M.V. Dumatubun membantah soal beredarnya dokumen kenaikan harga BBM per 1 April 2026 tersebut.

"Informasi proyeksi kenaikan harga BBM yang beredar tidak dapat dipertanggungjawabkan, hingga saat ini belum ada pengumuman resmi mengenai harga per 1 April 2026," kata Roberth kepada Wartawan, Senin (30/3/2026).

Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya pada informasi yang belum terverifikasi. Menurutnya, informasi resmi terkait harga BBM hanya disampaikan melalui kanal resmi perusahaan.

Lebih lanjut, Pertamina juga menyatakan dukungannya terhadap imbauan pemerintah agar masyarakat menggunakan energi secara bijak di tengah dinamika global yang memengaruhi sektor energi.

Baca juga: Bahlil Jawab Isu Harga BBM Naik 1 April: Bapak Presiden Punya Hati Buat Rakyat

"Dapatkan informasi valid harga BBM Pertamina hanya melalui saluran resmi www.pertamina.com. Pertamina mendukung imbauan pemerintah untuk menggunakan energi secara bijak," tutur Roberth.

Rincian kenaikan harga BBM yang diterima media: 

1. Pertamax naik Rp 5.550/liter dari Rp 12.300/liter menjadi Rp 17.850/liter

2. Pertamax Green naik Rp 6.250/liter dari Rp 12.900/liter menjadi Rp 19.150/liter

3. Pertamax Turbo naik Rp 6.350/liter dari Rp 13.100/liter menjadi Rp 19.450/liter 

4. Dex naik Rp 9.450/liter dari Rp 14.500/liter menjadi Rp 23.950/liter 

5. Dexlite naik Rp 9.450/liter dari Rp 14.200/liter menjadi Rp 23.650/liter

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

BizzInsight

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved