Sabtu, 2 Mei 2026

Ancaman Krisis Energi

Menteri ESDM Pastikan Harga Pertalite dan Pertamax Tidak Naik Pada 1 April 2026

Kepastian ini diharapkan bisa meredam kecemasan publik sekaligus jaga stabilitas konsumsi energi dalam negeri terutama jelang periode mobilitas warga.

Tayang:
TribunJateng.com/Rezanda Akbar D
ANTRE BBM - Nampak antrean kendaraan mengular di SPBU Silayur Semarang, Jawa Tengah 

Ringkasan Berita:
  • Masyarakat diharapkan tetap tenang dan bijak dalam menggunakan energi, serta tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.
  • Bahlil mengimbau masyarakat untuk tidak panik atau melakukan pembelian berlebihan (panic buying).
  • PT Pertamina Patra Niaga memastikan akan mengikuti sepenuhnya kebijakan yang telah ditetapkan pemerintah terkait harga BBM.

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Di tengah kekhawatiran masyarakat akan potensi kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) seiring fluktuasi harga minyak dunia dan beredarnya berbagai informasi di media sosial, pemerintah memastikan tidak akan melakukan penyesuaian harga BBM, baik subsidi maupun non-subsidi, setidaknya hingga 1 April 2026.

Baca juga: Pemerintah Tahan Harga BBM, Punya Dampak Efek Domino Sangat Besar ke Perekonomian Nasional

Kepastian ini diharapkan dapat meredam kecemasan publik sekaligus menjaga stabilitas konsumsi energi di dalam negeri, terutama menjelang periode mobilitas masyarakat yang masih tinggi.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI, Bahlil Lahadalia, menegaskan bahwa keputusan tersebut merupakan arahan langsung dari Presiden dan hasil pembahasan pemerintah bersama para pemangku kepentingan.

“Kami menyampaikan bahwa pemerintah atas arahan Bapak Presiden dan hasil rapat, penyesuaian harga untuk BBM subsidi tidak ada penyesuaian naik ataupun turun. Artinya flat, masih pakai harga sekarang,” ujar Bahlil dalam konferensi pers secara daring dari Seoul, Korea Selatan, Selasa (31/3/2026).

Ia menjelaskan, kebijakan harga tetap ini tidak hanya berlaku untuk BBM subsidi seperti Pertalite dan Solar, tetapi juga untuk BBM non-subsidi, termasuk yang dipasarkan oleh badan usaha swasta.

Menurut Bahlil, hingga saat ini pemerintah bersama PT Pertamina dan pengelola SPBU swasta masih melakukan pembahasan terkait formula harga yang tepat di tengah dinamika harga minyak global yang cenderung fluktuatif. Oleh karena itu, keputusan mengenai kemungkinan penyesuaian harga BBM non-subsidi masih menunggu hasil kajian lebih lanjut.

“Untuk BBM non-subsidi, sampai dengan hari ini kami dengan tim Pertamina maupun dengan SPBU-SPBU swasta lainnya sedang melakukan pembahasan sampai waktu selesai. Jadi artinya belum juga ada penyesuaian harga, masih tetap sama,” jelasnya.

Ia menambahkan, pembahasan tersebut akan dilanjutkan secara lebih intensif setelah pemerintah kembali ke Jakarta, mengingat saat ini sejumlah menteri, termasuk Presiden RI, tengah melakukan kunjungan bilateral ke Korea Selatan.

“Menyangkut dengan penyesuaian harga untuk BBM non-subsidi, akan kami kembali ke Jakarta, baru kami akan melakukan pembahasan dengan melihat dinamika yang ada,” katanya.

Baca juga: Harga BBM di Israel Akan Melonjak 14,7 Persen, Disebut Mulai 1 April 2026

Meski membuka peluang adanya penyesuaian di masa mendatang, Bahlil memastikan pemerintah akan berupaya agar perubahan harga jika terjadi, tidak memberatkan masyarakat.

“Inshaallah kalau memang ada penyesuaian, kami upayakan tidak terlalu jauh dari harga yang berlaku saat ini,” ujarnya.

Sementara itu, PT Pertamina Patra Niaga memastikan akan mengikuti sepenuhnya kebijakan yang telah ditetapkan pemerintah terkait harga BBM.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV. Dumatubun, menyatakan pihaknya siap menjalankan arahan tersebut sekaligus menjaga ketersediaan energi di seluruh wilayah.

“Dengan apa yang sudah disampaikan oleh pemerintah, ini juga tentunya menjadi arahan bagi kami untuk mengikuti keputusan tersebut,” ujarnya.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

BizzInsight

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved