Harga Emas
IHSG Kemarin Ditutup Melonjak 4,4 Persen, 10 Saham Dijual Asing, Berikut Pilihan Saham Hari Ini
Lonjakan IHSG dipicu sentimen kesepakatan gencatan senjata oleh Amerika Serikat dan Iran, yang akhirnya membuka akses Selat Hormuz.
Ringkasan Berita:
- HSG naik 4,42 persen ke 7.279 dipicu gencatan senjata AS-Iran dan pembukaan Selat Hormuz.
- Analis melihat peluang penguatan lanjutan, namun tetap waspada dinamika global.
- Investor asing mencatat net sell di sejumlah saham besar meski indeks melonjak.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan kemarin, Rabu (9/4/2026) ditutup melonjak 4,42 persen ke level 7.279,21.
Lonjakan IHSG dipicu sentimen kesepakatan gencatan senjata oleh Amerika Serikat dan Iran, yang akhirnya membuka akses Selat Hormuz.
Head of Retail Research MNC Sekuritas Herditya Wicaksana mengatakan, dalam skenario terbaik, indeks diperkirakan telah menyelesaikan fase koreksi dan mulai memasuki tren penguatan jangka pendek hingga menengah.
Baca juga: IHSG dan Rupiah Mulai Menguat, Menkeu Purbaya: Ketidakpastian Global Berkurang
“IHSG (hari ini) masih berpeluang bergerak menguat terbatas dengan support di 7.245 dan resistance di 7.322,” kata Herditya dikutip dari Kontan, Kamis (9/4/2026).
Meski demikian, Herditya mengimbau investor tetap mencermati kondisi global, terutama di kawasan Timur Tengah yang sewaktu-waktu dapat berubah.
Ia pun menyodorkan beberapa saham yang bisa menjadi perhatian, yakni PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI) di rentang Rp 262-Rp 280, PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) Rp 940-Rp 980, dan PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) Rp 815-Rp 850.
Sementara itu, Equity Research Analyst Phintraco Sekuritas Alrich Paskalis Tambolang memperkirakan level support IHSG untuk hari ini berada di 7.200 dengan pivot di 7.300 dan resistance di 7.400.
“Dengan kondisi tersebut, IHSG berpotensi menguji resistance di kisaran 7.300-7.350,” imbuhnya.
Sedangkan untuk pilihan saham, Ia merekomendasikan PT Bank Negara Indonesia (BBNI), PT Bank Sentral Asia (BBCA), PT Unilever Indonesia (UNVR), PT Indosat (ISAT), dan PT Astra Internasional (ASII).
Saham Dijual Asing
Di tengah melonjaknya IHSG sepanjang perdagangan kemarin, investor asing melakukan aksi jual (net sell) di sejumlah saham.
Berikut 10 saham net sell terbesar investor asing, kemarin:
1. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 375,56 miliar
2. PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) Rp 284,39 miliar
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/IHSG-Terus-Merosot-Pada-Penutupan_20250408_180213.jpg)