Iran Vs Amerika Memanas
Harga Kripto Melonjak Imbas Adanya Tarif Tol Kapal Tanker di Selat Hormuz Gunakan Bitcoin
Lonjakan harga Bitcoin dan aset kripto lain mencerminkan semakin kuatnya posisi aset kripto dalam merespons tekanan global.
“Jika sebelumnya kripto lebih banyak dipandang sebagai aset spekulatif, saat ini perannya mulai meluas ke ranah geopolitik dan perdagangan internasional. Ini adalah perkembangan yang
penting, karena memperlihatkan bahwa teknologi blockchain memiliki relevansi yang semakin
nyata dalam sistem ekonomi global,” tambahnya.
Meski demikian, Antony mengingatkan bahwa volatilitas tetap menjadi karakter utama pasar kripto.
Faktor lain seperti kebutuhan likuiditas menjelang Producer Price Index dan penjualan pajak di Amerika Serikat, serta perubahan kebijakan moneter berpotensi mempengaruhi pergerakan harga jangka pendek.
Oleh karena itu, investor diimbau untuk tetap mengedepankan manajemen risiko dan tidak mengambil keputusan hanya berdasarkan sentimen sesaat.
Secara historis, April merupakan bulan positif bagi Bitcoin, dengan rata-rata kenaikan 69 persen sejak
2013 ditutup di zona hijau.
Namun, tahun ini pergerakan pasar lebih dipengaruhi faktor geopolitik dan makroekonomi, serta dampak lanjutan dari koreksi harga tahun lalu.
Hingga kuartal kedua 2026, Bitcoin tercatat naik sebesar 8,64 persen.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Ilustrasi-kripto-Bitcoin-OK.jpg)