Selasa, 5 Mei 2026

PT SMI Perkuat Peran Katalis Infrastruktur, Bidik Dampak Nyata bagi Ekonomi Nasional

Selama 17 tahun berdiri, PT SMI telah mencatat komitmen pembiayaan sebesar Rp275 triliun dengan total nilai proyek mencapai Rp 1.183 triliun

Tayang:
Penulis: Lita Febriani
Editor: Sanusi
Tribunnews.com/Lita Febriani
INFRASTRUKTUR - PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) (PT SMI) menggelar Simposium PT SMI 2026 dan penganugerahan Environmental and Social Safeguards (ESS) Awards di Ayana Midplaza, Sudirman, Jakarta Selatan, Rabu (22/4/2026). (Tribunnews.com/Lita Febriani). 

 

Ringkasan Berita:
  • PT SMI menegaskan komitmennya sebagai katalis pembangunan berkelanjutan melalui Simposium 2026 dan ESS Awards
  • Selama 17 tahun, perseroan telah menyalurkan pembiayaan Rp275 triliun yang berdampak luas pada ekonomi dan tenaga kerja

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) (PT SMI) memperkuat posisinya sebagai katalis pembangunan berkelanjutan melalui penyelenggaraan Simposium PT SMI 2026 yang dirangkaikan dengan penganugerahan Environmental and Social Safeguards (ESS) Awards.

Momentum ini sekaligus menandai 17 tahun kiprah perseroan dalam mendorong pembiayaan infrastruktur yang berdampak luas bagi perekonomian nasional.

Digelar di Ayana Midplaza, Sudirman, Jakarta Selatan, Rabu (22/4/2026), forum ini menjadi wadah strategis untuk memperkuat arah pembangunan yang inklusif, kolaboratif dan berkelanjutan di tengah meningkatnya kompleksitas tantangan ekonomi.

Baca juga: Perluas Partisipasi Masyarakat dalam Pembangunan Nasional, PT SMI Bakal Terbitkan Obligasi Rp 10 T

Direktur Utama PT SMI Reynaldi Hermansjah menyampaikan, ke depan pembiayaan infrastruktur tidak lagi hanya berorientasi pada besaran dana, tetapi pada dampak nyata yang dihasilkan.

"Ke depan, tantangan pembangunan infrastruktur tidak hanya tentang skala pembiayaan, tetapi bagaimana pembiayaan yang diberikan mampu menciptakan dampak ekonomi, sosial dan lingkungan yang nyata. PT SMI berkomitmen untuk terus memperkuat perannya sebagai Development Finance Institution (DFI) yaitu menjadi enabler terciptanya ekosistem pembangunan yang kolaboratif dan berkelanjutan," tutur Reynaldi dalam acara Simposium PT SMI 2026, Rabu (22/4/2026).

Selama 17 tahun berdiri, PT SMI telah mencatat komitmen pembiayaan sebesar Rp275 triliun dengan total nilai proyek mencapai Rp 1.183 triliun.

Pembiayaan tersebut berdampak pada penyerapan 10,9 juta tenaga kerja dan berkontribusi sekitar 0,5 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional.

Dengan sebaran proyek di berbagai wilayah, PT SMI menilai investasi infrastruktur berkualitas menjadi kunci untuk mengurangi ketimpangan dan meningkatkan efisiensi ekonomi. Pendekatan ini juga diperkuat melalui pembiayaan berbasis riset yang dikembangkan oleh SMI Institute.

Simposium yang mengusung tema "Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi melalui Pembangunan Infrastruktur" ini mempertemukan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah, akademisi, hingga pelaku usaha.

Diskusi difokuskan pada pentingnya infrastruktur sebagai penggerak ekonomi dan strategi pembiayaan daerah untuk mendorong pemerataan pembangunan.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa yang hadir dalam acara tersebut menyatakan pentingnya percepatan pembangunan infrastruktur untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi nasional.

"Saya apresiasi PT SMI atas penyelenggaraan simposium ini. Tema akselerasi pertumbuhan ekonomi, pembangunan infrastruktur, memang fokus agenda kita sekarang. Target kita jelas, Indonesia Maju 2045, Indonesia Emas. Untuk ke sana, kita butuh pertumbuhan ekonomi 7 sampai 8 persen secara konsisten," ucap Purbaya.

Baca juga: 17 Tahun Berdampak, PT SMI Dorong Pembangunan Inklusif dan Berkelanjutan

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, PT SMI juga memberikan ESS Awards kepada 10 entitas debitur yang dinilai unggul dalam penerapan prinsip lingkungan dan sosial.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

BizzInsight

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved