Rabu, 29 April 2026

Pengembangan Talenta Jadi Sorotan Praktisi HR di Indonesia L&D Summit 2026

Keberhasilan learning tidak hanya ditentukan oleh program atau platform yang digunakan, tetapi sangat dipengaruhi oleh kondisi individu.

Tayang:
HO/IST
PRAKTISI HR - Paparan Executive Director KTM Solutions Reny Wiriandhani Indriadi saat menjadi pembicara Indonesia L&D Summit 2026 di Yogyakarta. 

Ringkasan Berita:
  • Efektivitas program learning menekankan bahwa keberhasilan tak hanya ditentukan oleh teknologi, tetapi juga oleh kondisi individu di dalam organisasi.
  • Banyak organisasi perusahaan telah menjalankan berbagai program learning, namun belum semua berhasil mendorong perubahan nyata di tempat kerja.

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Masa depan pengembangan taleta di era digital menjadi sorotan utama di penyelenggaraan konferensi para praktisi human resources (HR) bertajuk Indonesia L&D Summit 2026.

Ajang ini jadi ajang berkumpulnya para praktisi HR dan learning untuk membahas masa depan pengembangan talenta di era digital.

Pada sesi plenary bertema “Learning Innovation in the Digital Era" dikupas perspektif baru dalam melihat efektivitas program learning dengan menekankan bahwa keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh teknologi, tetapi juga oleh kondisi individu di dalam organisasi.

Baca juga: RRI Dorong Penguatan SDM Untuk Hadapi Tantangan Era Disrupsi

Reny Wiriandhani Indriadi selaku Executive Director KTM Solutions yang membawakan materi tersebut menyoroti realita bahwa banyak organisasi telah menjalankan berbagai program learning, namun belum semuanya mampu mendorong perubahan nyata di tempat kerja.

Dalam kesempatan tersebut, Reny juga mengajak Anton Hendrianto, Commercial Director KTM Solutions, untuk mendiskusikan faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas learning dalam organisasi.

Dalam diskusi tersebut, ditegaskan bahwa keberhasilan learning tidak hanya ditentukan oleh program atau platform yang digunakan, tetapi sangat dipengaruhi oleh kondisi individu yang menjalaninya.

Aspek seperti psychological safety, growth mindset, dan makna terhadap pekerjaan menjadi faktor penting dalam menentukan apakah proses learning dapat benar-benar berdampak pada perubahan perilaku dan kinerja.

Dengan demikian, tantangan utama bukan pada kurangnya program, melainkan pada kesiapan talent untuk belajar, berkembang, serta memaknai perjalanan kariernya. Pendekatan ini kemudian dirumuskan dalam konsep Career Well-being, yang menggambarkan kondisi ketika individu memiliki rasa aman, motivasi, serta arah yang jelas dalam perjalanan kariernya.

“Learning membutuhkan lebih dari sekadar konten dan platform, karena tanpa energi, rasa aman, dan keyakinan untuk bertumbuh, proses tersebut tetap berjalan tanpa benar-benar menghasilkan perubahan” jelasnya.

Berikan Pengalaman Langsung ke Peserta

Di event ini ada sesi mini assessment Career Well-being untuk memberikan gambaran singkat mengenai kondisi karier mereka saat ini di booth KTM Solutions.

Melalui assessment ini, peserta dapat mengenali kondisi kesiapan diri dalam belajar dan berkembang, mendapatkan insight awal terkait faktor yang mempengaruhi perjalanan karier, serta memahami area yang perlu diperkuat untuk mendukung pertumbuhan jangka panjang.

Partisipasi perusahaan di ajang Indonesia L&D Summit 2026 untuk mendorong pendekatan pengembangan talenta yang lebih berdampak.

Dengan menggabungkan insight berbasis data dan pengalaman praktis di lapangan, organisasi diajak untuk tidak hanya menjalankan program learning, tetapi juga memastikan bahwa setiap investasi benar-benar menghasilkan perubahan.

 

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

BizzInsight

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved