PET Dorong Peningkatan Kapasitas SDM dan Pemulihan Ekosistem Pesisir Pulau Sambu Berjalan Beriringan
Dilakukan transplantasi terumbu karang bersama nelayan untuk menjaga ekosistem laut sekaligus membuka peluang eduwisata berkelanjutan.
Ringkasan Berita:
- Program pelatihan dan sertifikasi K3 bagi pemuda lokal berhasil meningkatkan keterampilan kerja serta kesiapan menghadapi risiko darurat, termasuk mitigasi kebakaran.
- Dilakukan transplantasi terumbu karang bersama nelayan untuk menjaga ekosistem laut sekaligus membuka peluang eduwisata berkelanjutan.
- Program budikdamber dan pendampingan UMKM perempuan pesisir mendorong ketahanan pangan serta meningkatkan daya saing produk lokal.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - PT Pertamina Energy Terminal (PET) memperkuat pembangunan berkelanjutan melalui berbagai program terintegrasi di kawasan pesisir Pulau Sambu.
Terminal Pulau Sambu terletak di Selat Singapura dan berdekatan dengan Kota Batam, yang merupakan salah satu jalur perdagangan utama untuk minyak mentah dan bahan bakar di wilayah Asia Tenggara.
Dengan posisi strategisnya, terminal Pulau Sambu menjadi salah satu pusat perdagangan utama di Asia Tenggara.
Baca juga: Mentrans Dorong Balai Transmigrasi Bertransformasi Jadi Kawasan Eduwisata
Inisiatif ini mencakup peningkatan kualitas sumber daya manusia, kesiapsiagaan bencana, hingga pemulihan ekosistem laut secara berkelanjutan.
Melalui pilar KolaboraSEA Muda, PET menyelenggarakan pelatihan dan sertifikasi Ahli K3 Umum BNSP yang diikuti oleh 12 pemuda lokal dengan tingkat kelulusan 100 persen, sebagai bekal untuk meningkatkan daya saing di dunia kerja.
Para peserta merasakan manfaat langsung bagi keamanan dan pengendalian resiko serta kesiapan kerja mereka.
"Pelatihan ini sangat membantu kami dalam memahami cara penanganan kebakaran secara tepat, terutama dalam penggunaan APAR dan langkah evakuasi yang sebelumnya belum kami kuasai. Dengan adanya praktik langsung, kami menjadi lebih siap menghadapi kondisi darurat di lingkungan kami. Kami mengucapkan terima kasih kepada PT Pertamina Energy Terminal atas pelaksanaan kegiatan yang sangat bermanfaat ini," kata Rahmad Maulana, salah satu peserta pelatihan sertifikasi K3 di Pulau Sambu ditulis, Rabu (15/4/2026).
Selain itu, pelatihan mitigasi kebakaran bersama Dinas Pemadam Kebakaran Kota Batam turut memperkuat kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi risiko darurat di kawasan padat penduduk.
Di sektor lingkungan, dilakukan program transplantasi terumbu karang yang melibatkan nelayan lokal.
Upaya ini tidak hanya berfokus pada pemulihan ekosistem laut, tetapi juga diarahkan untuk membuka peluang eduwisata bahari sebagai sumber pendapatan alternatif yang berkelanjutan.
Program lanjutan direncanakan berlangsung pada April 2026 sebagai bagian dari komitmen jangka panjang terhadap pelestarian lingkungan.
Sementara itu, di bidang ekonomi, pemberdayaan masyarakat dilakukan melalui program budidaya ikan dalam ember (budikdamber) serta pendampingan usaha mikro, khususnya bagi perempuan pesisir. Program ini melibatkan kader posyandu dan kelompok wanita tani sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan berbasis rumah tangga.
Selain itu, dukungan terhadap pelaku usaha lokal juga diberikan melalui pengembangan produk olahan hasil laut dan penyediaan fasilitas usaha seperti rumah oleh-oleh, guna memperluas akses pasar dan meningkatkan daya saing produk.
Secara keseluruhan, rangkaian program ini mencerminkan upaya menghadirkan pembangunan berkelanjutan yang terintegrasi, dengan fokus pada penguatan sumber daya manusia, peningkatan ekonomi masyarakat, serta pelestarian lingkungan pesisir. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Program-pelatihan-dan-sertifikasi-K3-KolaboraSEA-Energy-di-Fuel-Terminal-Pulau-Sambu.jpg)