MSP Dorong Transformasi Industri Tambang Berkelanjutan
Mitra Stania Prima menargetkan penggunaan 100 persen energi terbarukan di fasilitas smelter dalam waktu dekat.
Ringkasan Berita:
- MSP meraih Proper Emas sebagai pengakuan pengelolaan lingkungan beyond compliance.
- Perusahaan targetkan 100 persen energi terbarukan di smelter dan dorong operasional rendah emisi.
- Transformasi mencakup hulu-hilir dengan fokus keberlanjutan dan dampak positif bagi masyarakat.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - PT Mitra Stania Prima (MSP), perusahaan di bawah Arsari Tambang, menegaskan transformasi industri tambang Indonesia menuju arah yang lebih berkelanjutan dengan meraih penghargaan tertinggi dari Kementerian Lingkungan Hidup RI yakni Proper Emas.
Penghargaan ini menjadi pengakuan atas keberhasilan MSP dalam menjalankan pengelolaan lingkungan yang melampaui standar kepatuhan (beyond compliance), didukung inovasi sosial dan penerapan praktik operasional berkelanjutan.
Direktur Utama Arsari Tambang, Aryo P. S. Djojohadikusumo, menyampaikan capaian ini mencerminkan perubahan mendasar dalam cara perusahaan menjalankan bisnis, menjadikan keberlanjutan sebagai inti strategi, bukan sekadar kewajiban.
Baca juga: Rudy Susmanto Komitmen Kawal Aspirasi Warga, Siapkan Jalur Khusus Tambang Sebagai Langkah Konkret
“Kami tidak ingin hanya memenuhi standar, tetapi melampauinya. Dampak paling nyata yang dirasakan masyarakat adalah kualitas udara yang semakin bersih. Ini bagian dari komitmen kami menuju net zero, tanpa pencemaran udara maupun air,” kata Aryo, Senin (4/5/2026).
Sebagai bagian dari transformasi tersebut, MSP menargetkan penggunaan 100 persen energi terbarukan di fasilitas smelter dalam waktu dekat.
Langkah ini menjadi tonggak penting dalam mendorong industri pengolahan timah yang lebih rendah emisi dan berdaya saing global.
“Kami sedang bergerak menuju penggunaan energi terbarukan sepenuhnya di smelter. Ini bukan hanya target teknis, tetapi komitmen jangka panjang terhadap lingkungan,” tambah Aryo.
Tidak hanya di sektor hilir, MSP juga memperluas transformasi ke sektor hulu. Saat ini unit pertambangan MSP telah meraih PROPER Hijau dan ditargetkan meningkat menjadi Proper Emas melalui penerapan alat berat zero emission serta elektrifikasi proses produksi. Aryo menegaskan bahwa fondasi utama dari seluruh upaya tersebut adalah integritas.
Baca juga: Atasi Penyusutan Lahan & Kualitas Karet, Industri Mulai Dorong Penggunaan Koagulan Ramah Lingkungan
“Kami melakukan ini bukan untuk penghargaan semata, tetapi sebagai komitmen untuk tidak mencemari lingkungan. Integritas adalah prinsip yang tidak bisa ditawar,” tegasnya.
Pencapaian Proper Emas ini sekaligus memperkuat posisi MSP sebagai pelaku industri yang mampu mengintegrasikan pertumbuhan bisnis dengan keberlanjutan lingkungan. Lebih dari itu, transformasi yang dijalankan juga menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat, melalui lingkungan yang lebih sehat dan kualitas hidup yang meningkat.
Selain MSP yang mendapatkan penghargaan Proper Emas, Aryo juga mendapatkan penghargaan Green Proper Leadership dan diserahkan langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup RI, Hanif Faisol Nurofiq.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Tambang-berkelanjutan-MSP.jpg)