Minggu, 10 Mei 2026

Progres Proyek Strategis Nasional CA-EDC Telah Mencapai 66 Persen, Serap 3.000 Tenaga Kerja

Proyek pembangunan Pabrik CA-EDC juga memberikan dampak ekonomi melalui penyerapan tenaga kerja dan keterlibatan pelaku usaha lokal. 

Tayang:
HO/IST
PROYEK STRATEGIS NASIONAL - Pabrik Chlor Alkali dan Ethylene Dichloride (CA-EDC) di Cilegon, Banten. Selama fase konstruksi, proyek ini telah melibatkan sekitar 3.000 tenaga kerja dan diproyeksikan akan membuka sekitar 250 lapangan kerja baru ketika mulai beroperasi penuh pada kuartal pertama 2027. 

Ringkasan Berita:
  • PT Chandra Asri Alkali menyebut pembangunan Pabrik Chlor Alkali dan Ethylene Dichloride (CA-EDC) telah mencapai progres 66 persen.
  • Direktur Suryandi mengatakan proyek kini memasuki pembangunan jetty dan tangki penyimpanan untuk mendukung distribusi dan rantai pasok industri kimia.
  • Pabrik berstatus Proyek Strategis Nasional ini ditargetkan beroperasi kuartal I/2027 dengan kapasitas 827 ribu ton soda kaustik dan 500 ribu ton EDC per tahun.

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) melalui anak usahanya PT Chandra Asri Alkali (CAA), mengumumkan pembangunan pabrik Chlor Alkali dan Ethylene Dichloride (CA-EDC) di Cilegon, Banten, telah mencapai progres 66 persen.

Saat ini, pembangunan proyek memasuki fase konstruksi jetty dan tangki penyimpanan yang akan mendukung kelancaran distribusi, penyimpanan, serta pengelolaan logistik produk Chlor Alkali dan Ethylene Dichloride (EDC). 

Infrastruktur terintegrasi tersebut juga diharapkan dapat memperkuat konektivitas rantai pasok industri kimia nasional maupun regional.

Baca juga: Alasan Pemerintah Tetap Pertahankan PSN di UU Cipta Kerja: Ciptakan 7,9 Juta Lapangan Kerja

Direktur Sumber Daya Manusia & Urusan Korporasi Chandra Asri Group, Suryandi mengatakan, Pembangunan Pabrik CA-EDC kini memasuki fase pengembangan infrastruktur logistik utama yang akan menjadi bagian penting dalam mendukung distribusi dan pengelolaan rantai pasok bahan kimia strategis. 

"Kami memandang pengembangan infrastruktur yang terintegrasi sebagai elemen penting dalam membangun ekosistem industri kimia nasional yang lebih efisien, kompetitif, dan berdaya saing,” papar Suryandi dikutip Minggu (10/5/2026).

Selain mendukung penguatan industri kimia nasional, kata Suryandi, proyek pembangunan Pabrik CA-EDC juga memberikan dampak ekonomi melalui penyerapan tenaga kerja dan keterlibatan pelaku usaha lokal. 

Selama fase konstruksi, proyek ini telah melibatkan sekitar 3.000 tenaga kerja dan diproyeksikan akan membuka sekitar 250 lapangan kerja baru ketika mulai beroperasi penuh pada kuartal pertama 2027.

Menurutnya, Chandra Asri Group turut melibatkan UMKM lokal dalam berbagai kebutuhan rantai pasok dan operasional proyek. 

"Keterlibatan tersebut diharapkan dapat memperkuat ekosistem industri sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di sekitar wilayah operasional Perseroan," tuturnya.

Diketahui, pemerintah Indonesia telah menetapkan Pabrik CA-EDC sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN) karena dinilai memiliki peran penting dalam memperkuat industri kimia nasional, mendukung hilirisasi, serta menciptakan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. 

Pabrik CA-EDC dirancang untuk memenuhi kebutuhan domestik terhadap bahan kimia dasar strategis yang terus meningkat.

Pada tahap awal operasional, fasilitas ini ditargetkan memiliki kapasitas produksi sebesar 827 ribu ton soda kaustik dan 500 ribu ton EDC per tahun.

Produksi soda kaustik dari fasilitas ini diproyeksikan mampu mengurangi ketergantungan impor sekaligus memperkuat keandalan pasokan bahan baku bagi berbagai sektor industri nasional. 

Dalam jangka panjang, kapasitas produksi tersebut berpotensi menggantikan impor hingga sekitar 827 ribu ton per tahun dengan nilai mencapai USD 293 juta.

Sementara itu, produksi EDC akan diarahkan untuk pasar ekspor dan diharapkan dapat membuka potensi devisa hingga USD 300 juta per tahun, sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok industri kimia regional.

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

BizzInsight

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved