Selasa, 19 Mei 2026

Rupiah Tembus Rp 17.600, DPR Sebut Pengrajin Tahu Tempe Mulai Kelabakan

Eric Hermawan menyebut pengrajin tahu dan tempe kini mulai kesulitan menyiasati lonjakan harga kedelai yang dipicu depresiasi rupiah.

Tayang:
Penulis: Reza Deni
Editor: Dewi Agustina
HO/IST
NILAI TUKAR RUPIAH - Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat mulai dirasakan langsung oleh pelaku usaha kecil di tingkat akar rumput. Anggota Komisi XI DPR RI Fraksi Golkar, Eric Hermawan, menyebut pengrajin tahu dan tempe kini mulai kesulitan menyiasati lonjakan harga kedelai yang dipicu depresiasi rupiah. 

Meski demikian, Eric mengapresiasi tujuh langkah yang telah disiapkan Bank Indonesia (BI), termasuk intervensi pasar valuta asing dan pengetatan likuiditas dolar.

Namun, ia menegaskan stabilitas rupiah tidak bisa hanya mengandalkan instrumen moneter semata.

Eric meminta pemerintah, khususnya Kementerian Keuangan, ikut mengambil langkah fiskal yang lebih agresif untuk menjaga stabilitas ekonomi jangka pendek.

Salah satu yang didorong yakni pengaktifan mekanisme Bond Stabilization Fund (BSF) secara akuntabel guna meredam gejolak pasar Surat Berharga Negara (SBN).

Selain itu, Eric mendesak pemerintah segera menggunakan anggaran darurat untuk membantu subsidi logistik dan distribusi pangan, terutama pada komoditas pokok yang harganya mulai melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET).

Ia juga menyoroti adanya anomali harga dalam tata niaga kedelai impor.

Menurut Eric, harga domestik tetap tinggi meskipun harga global sedang turun akibat adanya distorsi rantai pasok dan asimetri informasi di pasar.

Karena itu, ia meminta kementerian terkait bersama lembaga pengawas memperketat pengawasan distribusi impor agar pelaku usaha kecil dan UMKM tidak terus dirugikan.

"Respons kebijakan fiskal kita harus adaptif, cermat, dan terukur. Pemerintah wajib menjaga ruang fiskal yang sehat agar APBN tetap mampu menjadi shock absorber demi mencegah PHK dan pelemahan daya beli masyarakat akibat depresiasi berkepanjangan," pungkasnya.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

BizzInsight

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved