Selasa, 2 Juni 2026

Investor Mulai Lirik Emas Digital dengan Dukungan Cadangan Fisik

Setiap koin emas IDN Gold disebut dilengkapi fitur pengamanan, termasuk teknologi invisible ink, guna membantu meminimalkan risiko pemalsuan.

Tayang:
HO/IST
CETAK KOIN EMAS - Tren investasi emas digital di Indonesia terus tumbuh di tengah fluktuasi pasar kripto dan ketidakpastian ekonomi global. Peruri bekerja sama dengan PT SBI mencetak koin emas fisik IDN Gold dengan fitur keamanan khusus guna meningkatkan kepercayaan investor terhadap aset digital berbasis emas 

Ringkasan Berita:
  • Tren investasi emas digital di Indonesia terus tumbuh di tengah fluktuasi pasar kripto dan ketidakpastian ekonomi global 
  • PERURI bekerja sama dengan PT SBI mencetak koin emas fisik IDN Gold dengan fitur keamanan khusus.
  • Investor kini semakin memperhatikan transparansi cadangan aset dan kemudahan penebusan emas fisik.
 

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -  Instrumen investasi emas digital dinilai semakin diminati karena dianggap lebih stabil di tengah fluktuasi pasar kripto dan ketidakpastian ekonomi global.

Di tengah tren tersebut, aspek keamanan dan transparansi aset menjadi perhatian utama investor, terutama pada platform investasi digital yang menawarkan dukungan aset fisik atau underlying asset.

Direktur Utama Peruri, Dwina Septiani Wijaya, mengatakan keamanan dan kepercayaan publik menjadi faktor penting dalam pengembangan produk investasi berbasis logam mulia maupun aset digital.

Baca juga: Harga Emas Antam Hari Ini, Sabtu 23 Mei 2026: Menurun Jadi Rp2.773.000 per Gram

“Di era digitalisasi saat ini, faktor keamanan dan kepercayaan publik menjadi hal penting,” kata Dwina dalam keterangannya, Jumat (22/5/2026).

Menurut dia, Peruri  berupaya menghadirkan produk dengan standar sekuriti yang mendukung keaslian setiap koin yang diproduksi.

Belum lama ini, Peruri  menjalin kerja sama dengan PT Smart Billionare Indonesia (SBI), pemegang lisensi platform investasi emas digital IDN Gold (IDNG), untuk pencetakan koin emas fisik di Jakarta.

Setiap koin emas IDN Gold disebut dilengkapi fitur pengamanan, termasuk teknologi invisible ink, guna membantu meminimalkan risiko pemalsuan serta mempermudah proses verifikasi keaslian produk.

Direktur Utama PT SBI, Jeremy Siregar, mengatakan keberadaan emas fisik menjadi bagian penting dalam menjaga kepercayaan pengguna platform karena aset digital yang dimiliki dapat dikonversi atau ditebus dalam bentuk logam mulia.

“Koin emas yang kami hadirkan tersedia dalam pecahan 1 gram, 2 gram, 5 gram, dan 10 gram,” kata Jeremy.

Menurut Jeremy, model investasi berbasis emas fisik memberikan alternatif bagi investor yang ingin tetap berinvestasi di aset digital dengan dukungan cadangan aset yang jelas.

Kolaborasi SBI dan Peruri  dilakukan di tengah meningkatnya minat masyarakat terhadap investasi emas digital berbasis aset riil.

“Skema seperti ini memberikan kepastian lebih bagi investor karena aset digital yang diperdagangkan memiliki cadangan emas yang dapat ditebus sewaktu-waktu,” ujarnya.

Melalui kerja sama tersebut, SBI mengintegrasikan platform aset digital IDN Gold dengan fasilitas pencetakan logam milik Peruri.

Tren investasi emas digital di Indonesia sendiri terus menunjukkan pertumbuhan dalam beberapa tahun terakhir.

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

BizzInsight

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved