Senin, 8 Juni 2026

Seskab Teddy: CEO GoTo Komitmen Terapkan Kebijakan Prabowo Soal Pendapatan Pengemudi Gojek

Pemerintah dan GoTo membahas peningkatan kesejahteraan driver online, termasuk kenaikan pendapatan hingga 92 persen.

Tayang:
Penulis: Taufik Ismail
Editor: Endra Kurniawan
Tribunnews.com/Sekretariat Kabinet
TARIF OJOL - Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menerima kunjungan CEO GoTo, Hans Patuwo, di kantor Sekretariat Kabinet, Jakarta, pada Jumat malam, (22/5/2026). 
Ringkasan Berita:
  • Seskab Teddy Indra Wijaya bertemu CEO GoTo Hans Patuwo membahas kolaborasi pemerintah dan pelaku usaha untuk meningkatkan kesejahteraan pengemudi online.
  • Gojek disebut memiliki 800 ribu hingga 1 juta pengemudi aktif, dengan total 3 juta pengemudi yang pernah bergabung sejak awal beroperasi.
  • Pemerintah dan Gojek mendukung kebijakan Presiden Prabowo menaikkan pendapatan pengemudi hingga 92 persen sambil menjaga keberlanjutan bisnis aplikator

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menerima kunjungan CEO GoTo, Hans Patuwo, di kantor Sekretariat Kabinet, Jakarta, pada Jumat malam, (22/5/2026).

Pertemuan membahas kolaborasi antara pemerintah dan pelaku usaha dalam meningkatkan kesejahteraan pengemudi online di Indonesia.

Dalam pertemuan tersebut, Seskab Teddy mendengarkan berbagai masukan dari CEO GoTo terkait perkembangan ekosistem transportasi daring di Indonesia.

Menurut Hans Patuwo, saat ini Gojek memiliki sekitar 800 ribu hingga 1 juta pengemudi aktif yang tersebar di seluruh Indonesia.

“Sejak pertama kalinya beroperasi, jumlah pengemudi yang bergabung, telah mencapai 3 juta orang baik masih aktif, paruh waktu dan sudah tidak aktif mengemudi,” ujar Seskab Teddy pada Sabtu, (23/5/2026).

Baca juga: Gojek Tutup Skema Langganan GoRide untuk Driver, Tarif Pelanggan Disesuaikan

Teddy juga menyampaikan bahwa Gojek memiliki komitmen untuk mendukung kebijakan Presiden Prabowo Subianto dalam meningkatkan pendapatan para pengemudi online.

“Disampaikan pula komitmen Gojek untuk mendukung kebijakan Presiden Prabowo dalam meningkatkan pendapatan pengemudi, dari 80 persen menjadi 92 persen dari setiap transaksi,” lanjutnya.

Menurut  Teddy, pemerintah bersama pelaku usaha saat ini terus berkoordinasi guna merumuskan kebijakan yang mampu menciptakan keseimbangan antara perlindungan pengemudi dan keberlangsungan dunia usaha.

Lebih lanjut, Seskab Teddy menegaskan bahwa Presiden Prabowo memberikan perhatian besar terhadap peningkatan kesejahteraan pengemudi daring sebagai bagian dari penguatan ekonomi kerakyatan di era digital.

“Presiden menegaskan bahwa peningkatan kesejahteraan pengemudi online harus berjalan seiring dengan keberlangsungan bisnis yang adil dan berkelanjutan, di mana aplikator harus tetap memperoleh keuntungan dari bisnis secara wajar dan meningkat,” kata Teddy.

Sesuai Minatmu
Rekomendasi untuk Anda

BizzInsight

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved