25 Kereta Dikirim ke Sumatera untuk Perkuat Layanan Transportasi Publik
KAI Logistik melakukan pengiriman kereta ke Sumatera dari wilayah Daop 1 Jakarta menuju Divre IV Tanjung Karang secara bertahap.
Ringkasan Berita:
- KAI Logistik mengirim 25 unit kereta ke Sumatera Bagian Selatan untuk mendukung peningkatan kapasitas dan optimalisasi layanan transportasi.
- Rinciannya terdiri dari 18 kereta penumpang, 3 kereta makan, dan 4 kereta pembangkit dengan total bobot mencapai 773 ton.
- Pengiriman dilakukan bertahap dari Jakarta dan ditargetkan selesai dalam 60 hari guna memperkuat layanan kereta api di wilayah Sumatera.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sebanyak 25 kereta dikirim ke Sumatera untuk mendukung peningkatan kapasitas serta optimalisasi operasional transportasi kereta api nasional.
Pengiriman dilakukan secara bertahap pada akhir Mei 2026 oleh KAI Logistik dari wilayah Daop 1 Jakarta menuju Divre IV Tanjung Karang.
"Melalui pengiriman 25 unit kereta ini, KAI Logistik berkomitmen untuk mendukung kesiapan sarana operasional kereta api penumpang di wilayah Sumatera, khususnya Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel)," ujar Direktur Pengembangan Usaha KAI Logistik, Aniek Dwi Deviyanti, dikutip Kamis (28/5/2026).
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah penumpang kereta api di wilayah Non Jawa (Sumatera dan Sulawesi) pada Triwulan I tahun 2026 tercatat mencapai sekitar 1,9 juta orang, atau rata-rata sekitar 637 ribu penumpang per bulan.
Menurutnya, penambahan sarana tersebut diharapkan mampu mendukung peningkatan layanan transportasi publik yang semakin andal dan responsif terhadap kebutuhan mobilitas masyarakat di Sumatera.
Pada pengiriman tahap ini, sebanyak 25 kereta yang terdiri atas 18 kereta penumpang, 3 kereta makan, dan 4 kereta pembangkit, dengan total bobot mencapai 773 ton.
Baca juga: KCIC Tambah Jadwal Kereta Cepat Whoosh saat Long Weekend Idul Adha 2026, Ini Rinciannya
Aniek menambahkan, distribusi kereta dilakukan melalui jalur multimoda yang terintegrasi guna memastikan proses pengiriman berlangsung secara optimal.
“Distribusi kereta ini dilakukan mulai tanggal 24 Mei 2026 melalui rute pengiriman dari Stasiun JICT di wilayah Daop 1 Jakarta," ujar Aniek.
Baca juga: Ketua KNKT: Tuntaskan Investigasi Kecelakaan Kereta Bekasi Timur Butuh 2 Bulan
Seluruh proses pengiriman diestimasikan dapat diselesaikan dalam waktu 60 hari, namun tidak menutup kemungkinan proses ini dapat selesai lebih cepat dari target yang telah ditentukan seiring penerapan pola kerja operasional yang optimal dan efisien pada setiap tahapan pengiriman,” sambung Aniek.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Kirim-kereta-ke-Sumatera-OK.jpg)