Nilai Tukar Rupiah
Kurs Rupiah Hari Ini 29 Mei 2026: Makin Anjlok, Dolar AS Dekati Rp18.000
Kurs Dolar AS kembali mencapai titik tertingginya pada pembukaan hari ini, 29 Mei 2026, di angka Rp 17.877,94
Ringkasan Berita:
- Nilai tukar Rupiah kian terpuruk dan mendekati level psikologis Rp18.000 per USD, dengan kurs jual Bank Indonesia (BI) menyentuh angka Rp17.877,94 pada Jumat (29/5/2026).
- Grafik harian BI menunjukkan pelemahan nilai tukar Dolar AS yang merangkak naik dari kisaran Rp17.500 pada pertengahan Mei hingga mencapai titik tertingginya di akhir bulan.
- Rupiah juga babak belur menghadapi mata uang utama lainnya, seperti Euro (Rp20.806,35), Dolar Singapura (Rp13.994,47), dan Dolar Australia (Rp12.807,76)
TRIBUNNEWS.COM - Nilai tukar mata uang Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (AS) terus menunjukkan tren pelemahan menjelang akhir Mei 2026.
Level psikologis Rp 18.000 per Dolar AS kini kian dekat menyusul penguatan mata uang Paman Sam tersebut dalam beberapa hari terakhir.
Berdasarkan pantauan langsung dari data resmi Kurs Transaksi Bank Indonesia (BI) terbaru yang diperbarui pada Jumat (29/5/2026), Bank Indonesia menetapkan kurs jual Dolar AS di angka Rp 17.877,94, sementara kurs belinya berada di level Rp 17.700,06.
Terdapat selisih atau margin sebesar Rp 177,88 antara kurs jual dan beli di bank sentral tersebut.
Tren Kenaikan Berdasarkan Grafik Bank Indonesia
Jika melihat grafik pergerakan harian yang dirilis oleh Bank Indonesia, terlihat tren depresiasi Rupiah yang cukup konsisten sepanjang pertengahan hingga akhir bulan ini.
Pada 12 Mei 2026, nilai tukar Dolar AS terpantau masih berada di kisaran Rp 17.500.
Angka ini kemudian mulai merangkak naik pada rentang 13 hingga 18 Mei di kisaran Rp 17.580 hingga Rp 17.600.
Peningkatan yang lebih signifikan mulai terlihat memasuki tanggal 19 dan 20 Mei.
Pada dua hari tersebut, grafik Dolar AS bergerak naik menyentuh level Rp 17.750 hingga menembus batas Rp 17.800.
Baca juga: Nilai Tukar Rupiah Terjun Bebas Hampir Sentuh Rp17.900 per Dolar AS, Berikut Faktor Pemicunya
Meski pergerakannya sempat tertahan di kisaran Rp 17.760 pada 21 hingga 22 Mei, nilai tukar Dolar AS kembali menunjukkan tren penguatan pada pekan terakhir bulan Mei.
Mulai tanggal 25 hingga 26 Mei, kurs kembali bergerak naik dari angka Rp 17.800 menuju kisaran Rp 17.830, sebelum akhirnya mencapai titik tertingginya pada hari ini, 29 Mei 2026, di angka Rp 17.877,94.
Rupiah Juga Babak Belur Hadapi Mata Uang Tetangga
Selain Dolar AS, data Kurs Transaksi Bank Indonesia pada 29 Mei 2026 juga menunjukkan pelemahan Rupiah terhadap beberapa mata uang utama dunia dan regional lainnya.
Mata uang Euro (EUR), misalnya, terpantau memiliki kurs jual di angka Rp 20.806,35.
Sementara itu, Dolar Singapura (SGD) turut menguat dengan kurs jual mencapai Rp 13.994,47, mendekati level Rp 14.000.
Kondisi serupa juga terlihat pada Dolar Australia (AUD) yang kurs jualnya berada di posisi Rp 12.807,76, serta Yen Jepang (JPY) yang kurs jualnya berada di angka Rp 11.230,57 per 100 Yen.
Kurs Bank Nasional Turut Menyesuaikan
Sejalan dengan pergerakan di Bank Indonesia, harga jual Dolar AS di bank-bank umum nasional juga mengalami penyesuaian. Bagi masyarakat yang berencana menukarkan Rupiah ke Dolar AS hari ini, sejumlah bank besar telah mematok harga jual Dolar AS mendekati angka Rp 17.900.
Berikut adalah rincian kurs jual dan beli Dolar AS (USD) di beberapa bank besar di Indonesia:
Baca juga: Dolar AS Kian Perkasa, Nilai Tukar Rupiah Tembus Rp18.100 di Money Changer
1. Bank BRI (Pembaruan 26 Mei 2026)
Di Bank BRI, untuk fasilitas e-Rate, BRI mematok kurs jual di angka Rp 17.890, sementara kurs belinya berada di level Rp 17.698.
2. Bank BCA (Pembaruan 29 Mei 2026)
Untuk fasilitas e-Rate, BCA mematok kurs jual Rp 17.880 dan beli Rp 17.760.
Sementara jika bertransaksi langsung melalui TT Counter dan Bank Notes pada pembukaan hari ini, kurs jualnya berada di angka Rp 17.885 dengan kurs beli di Rp 17.635.
3. Bank BNI (Pembaruan 29 Mei 2026)
Di Bank BNI, nilai tukar Dolar AS pada kategori TT Counter dan Bank Notes pagi ini berada di angka Rp 17.835 untuk kurs jual, dan Rp 17.535 untuk kurs beli.
Sementara pada fasilitas Special Rates, kurs jual berada di posisi Rp 17.825 dengan beli di Rp 17.725.
4. Bank Mandiri (Pembaruan 26 Mei 2026)
Bank Mandiri mematok nilai jual Dolar AS (TT Counter & Bank Notes) di angka Rp 17.835 dan beli di Rp 17.535.
Untuk nasabah dengan fasilitas Special Rate, kurs jual Dolar AS dipatok pada Rp 17.770 dan beli Rp 17.740.
(Tribunnews.com/Bobby)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.