Badan Ekspor
Mulai Hari Ini, Ekspor Sawit, Batu Bara dan Ferro Alloy Lewat Satu Pintu DSI
Pemerintah menegaskan DSI tidak mengambil keuntungan, melainkan mengawasi dan memastikan transparansi tata kelola ekspor SDA.
"Anggaplah ini semacam pipa transparan gitu, jadi kita ingin melihat transparansi disitu disesuaikan dengan harganya pakai AI, pakai apa gitu, supaya sekali lagi objektif atau tujuan dari pemerintah bukan nambahin rente kemudian ngambil untung disitu, bukan," kata Sudaryono kepada awak media.
Sudaryono juga menyebut, PT DSI dalam tugas dan perannya tidak akan mengambil keuntungan apapun dari proses ekspor SDA termasuk komoditas sawit.
Kata dia, PT DSI hanya memastikan kalau proses administrasi hingga penetapan harga dari setiap kegiatan ekspor SDA sesuai dengan ketentuan.
"PT DSI adalah perusahaan pengelola dan pengawas yang melakukan secara transparan dan akutabel nantinya, kemudian tidak mengambil keuntungan. Ya saya ulangi, tidak mengambil keuntungan," kata dia.
Dengan begitu, Sudaryono berharap agar para petani sawit khususnya mitra rakyat untuk tidak perlu khawatir dengan pembentukan PT DSI ini.
Terlebih, kebijakan melakukan ekspor melalui PT DSI juga tidak langsung diterapkan pada 1 Juni 2026. Kata dia, saat ini pemerintah menerapkan terlebih dahulu proses transisi yang akan dievaluasi pada tiga bulan mendatang.
"Tahapannya, tahap-tahap transisi 3 bulan, 1 Juni sama dengan 31 Agustus, 3 bulan kemudian diharapkan nanti berangsur-angsur setelah peraturan ditetapkan," kata Sudaryono.
"Kemudian berangsur-angsur satu demi satu perusahaan itu kemudian yang pengelolaan ekspornya dikelola oleh PT DSI dan diharapkan 1 Januari 2027 full, baik itu komunitas sawit, batu bara dan juga komunitas satu lagi yang terkait PT DSI itu kemudian yang dikelola oleh PT DSI," tandasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Airlangga-Hartarto-di-Preskon-DSI-OK.jpg)