Senin, 15 Juni 2026

Kisah Sebatang Duri Emas dari Jelambar: Dirawat Bak Anak, Dibesarkan Rumah BUMN BRI

Sejak tahun 2016, Richi sudah mapan bermain di jalur distribusi, memasok durian Medan, Montong Palu dari Sulawesi, hingga jenis premium

Tayang:
Penulis: Dodi Esvandi
Editor: Sanusi
Tribunnews.com
Richard Ali Chandra, pemilik usaha es krim Golden Thorn, saat ditemui di tempat pembuatan es krimnya di kawasan Jelambar, Jakarta Barat, beberapa waktu lalu. 

Ia diikutkan dalam berbagai kelas, mulai dari literasi keuangan, strategi pemasaran domestik, hingga program BRIncubator.

Namun dari semua materi, ada satu kelas yang paling memikat hati Richi: pelatihan ekspor.

"Kami ingin sekali produk buah tropis asli tanah Indonesia ini bisa menembus pasar internasional. Selama ini kami tidak tahu jalurnya. Begitu gabung di Rumah BUMN BRI, kami diajarkan teorinya, disiapkan mentalnya, dan dibukakan wawasannya, meski secara praktik ekspornya sedang kami persiapkan pelan-pelan," aku Richi.

Richard Ali Chandra, pemilik usaha es krim Golden Thorn, di depan mesin pasteurisasi untuk membuat es krim, di pabriknya di kawasan Jelambar, Jakarta Barat.
Richard Ali Chandra, pemilik usaha es krim Golden Thorn, di depan mesin pasteurisasi untuk membuat es krim, di pabriknya di kawasan Jelambar, Jakarta Barat. (Tribunnews.com/Dodi Esvandi)

Menukar Waktu dengan Kepastian Pasar

Koordinator Rumah BUMN BRI Slipi, Jajang Rohmana, menegaskan bahwa merangkul pelaku usaha mikro membutuhkan formula khusus.

Tantangan terbesar sektor ini bukanlah kemauan, melainkan benturan waktu produksi.

"Bagi pelaku usaha mikro, waktu adalah uang. Kalau hanya diberikan pelatihan-pelatihan saja, sebenarnya itu menyita waktu produksi mereka, yang ujung-ujungnya bisa menurunkan omzet harian. Mereka harus meninggalkan ruko atau dapurnya," kata Jajang secara terbuka.

Oleh karena itu, Rumah BUMN BRI Jakarta tidak sekadar menggelar kelas teori.

Guna mengakomodasi dinamika usaha yang sangat beragam, mereka menyusun jadwal pembinaan yang sangat padat namun fleksibel—mencapai 25 hingga 30 tema pelatihan yang berganti setiap harinya dalam sebulan.

Sebagai penyeimbang atas waktu produksi yang hilang, BRI menyiapkan insentif konkret berupa kurasi akses pasar langsung (business matching).

"Goal utama kami adalah membawa produk jebolan terbaik kami ke pameran-pameran, baik skala lokal maupun internasional seperti Trade Expo," tambah Jajang.

Melalui jejaring asosiasi besar seperti Hipindo (Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia) dan Arpindo, data para binaan disodorkan untuk dikurasi langsung ke pameran bergengsi seperti Innabuyer, IP Expo, hingga GTEX.

Filosofi Merawat Anak dan Penetrasi Horeka

Bekal ilmu manajemen modern dan penguatan mental dari ekosistem BRI mulai menampakkan hasil.

Guna menyiasati lesunya jalur reseller, setahun terakhir Golden Thorn berhasil melompat ke pasar ritel modern premium.

Es krim durian Jelambar ini kini bertengger manis di lemari pembeku Ranch Market, The Food Hall, Papaya, Pepito Bali, Hokky Padang, hingga All Fresh.

Tak puas sampai di sana, sejak dua bulan lalu, Richi mulai melancarkan strategi penetrasi ke sektor Horeka (Hotel, Restoran, dan Kafe) kelas menengah ke atas—sebuah wilayah baru yang belum pernah ia sentuh selama empat tahun pertama berdiri.

"Bulan kemarin kami baru saja berhasil masuk ke jaringan bioskop Flix Cinema. Kami juga sudah masuk ke salah satu resor mewah di Puncak, yaitu Sarga, serta beberapa kafe estetis di Jakarta Selatan dan Cibubur. Target kami tahun ini bisa mengunci minimal 100 titik Horeka," urai Richi optimistis.

Secara produk, Golden Thorn juga terus berinovasi tanpa kehilangan identitas aslinya.

Dari yang awalnya murni durian, kini menunya diperkaya dengan varian non-durian seperti mangga Indramayu dan ubi madu Cilembu (dijual seharga Rp25.000, sama dengan harga varian durian Montong dan Medan).

Ada pula varian premium Musang King Malaysia seharga Rp45.000, serta rasa terbaru Pistachio seharga Rp55.000 yang bahan baku kacangnya diimpor langsung dari Italia.

"Kami tidak mau mengeluarkan rasa standar seperti cokelat atau stroberi. Identitas Golden Thorn adalah mengangkat buah tropikal asli dari tanah Indonesia. Kami ingin konsisten menjaga kualitas itu," tegasnya.

Ditanya mengenai bantuan permodalan seperti Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang kerap ditawarkan oleh pihak perbankan, Richi memilih untuk bersikap realistis dan berhati-hati di tengah situasi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih.

"Sempat ditawari, tapi sebagai usaha mikro, dalam kondisi seperti ini kami memilih menahan diri dulu. Kami maksimalkan apa yang ada, sambil terus mengetuk pintu pemerintah agar memperbanyak fasilitasi expo dan business matching."

Bagi Richi, pasang surut mengelola Golden Thorn telah membentuk sebuah falsafah bisnis yang mengakar kuat di dadanya.

Sebuah pesan mendalam yang juga ia titipkan bagi para pelaku UMKM yang baru merintis langkah dari nol.

"Bikin brand itu harus seperti membesarkan anak sendiri. Saat anak kita sakit, kita tidak akan pernah berpikir untuk meninggalkannya, bukan? Kita rawat dia, kita obati sampai sembuh, lalu kita tuntun lagi sampai dia besar dan jadi orang," kata Richi.

"Kita harus punya mentalitas seperti itu. Kalau kita cuma melihat usaha sebagai mesin pencetak duit, begitu kondisinya susah dan merugi, kita pasti akan langsung menutupnya. Tapi kalau kita menganggapnya sebagai anak, apa pun badai yang datang, perjuangan ini tidak akan pernah selesai," pungkas Richi.

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda

BizzInsight

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup E - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 00:00 WIB
Germany
Jerman
7 - 1
Curacao
Curacao
Grup F - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 03:00 WIB
Netherlands
Belanda
2 - 2
Japan
Jepang
Grup E - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 06:00 WIB
Ivory Coast
Pantai Gading
VS
Ecuador
Ekuador
Grup F - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 09:00 WIB
Sweden
Swedia
VS
Tunisia
Tunisia
Grup H - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 23:00 WIB
Spain
Spanyol
VS
Cape Verde
Tanjung Verde
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved