Senin, 1 September 2025

Virus Corona

Pemerintah Ucapkan Duka Cita Atas Meninggalnya Sejumlah Tim Medis karena Corona

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona menyampaikan ucapan duka cita atas meninggalnya tim medis yang menangani pasien corona.

Editor: Miftah
Grafis Tribunnews.com/Ananda Bayu S
Virus Corona 

TRIBUNNEWS.COM - Juru Bicara Pemerintah untuk penanganan virus corona menyampaikan ucapan duka cita atas meninggalnya tim medis yang menangani pasien corona.

Hal tersebut diungkapkan oleh Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona, Achmad Yurianto dalam jumpa pers di Gedung BNPB, Minggu (22/3/2020).

Namun, dalam keterangannya, Yurianto tidak menyebutkan jumlah tim medis yang meninggal dunia.

"Pemerintah menyampaikan keprihatinan yang mendalam dan duka cita yang sedalam-dalamnya atas beberapa tenaga kesehatan yang terpaksa harus menjadi korban dari penyakit Covid-19 ini," ujar Yurianto, dilansir dari YouTube BNPB Indonesia.

Jubir Penangangan Kasus Corona, Achmad Yurianto
Jubir Penangangan Kasus Corona, Achmad Yurianto (istimewa)

Ia mengatakan, pemerintah memberikan apresiasi yang tinggi atas kontribusi yang telah dilakukan tim medis dalam penanganan pasien corona.

"Kami semua bersedih bahwa ini menimpa kita."

"Namun kami juga menghargai luar biasa dedikasi para tenaga kesehatan ini."

"Di semua lini yang telah memberikan sumbangsih yang baik kepada bangsa dan negara ini," terang Yurianto.

"Pemerintah bersedih untuk ini dan kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya," imbuhnya.

Ia mengatakan, bahwa apa yang telah dilakukan tim medis adalah bentuk dari sebuah profesionalitas.

"Yakinlah bahwa kita berada dalam pengabdian yang benar."

"Profesional dan kita berikan semuanya untuk kebaikan rakyat kita yang kita cintai bersama ini," terangnya.

Baca: Polisi dan Satpol PP Bubarkan Pesta Pernikahan di Jakarta Barat Saat Wabah Virus Corona

Baca: Besok, Obat Virus Corona Seberat 9 Ton dari Shanghai Tiba di Indonesia

Diberitakan sebelumnya, dua dokter dinyatakan meninggal dunia setelah terkonfirmasi positif Covid-19.

Hal tersebut dibenarkan oleh Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Daeng Muhammad Faqih.

"Iya betul itu, saya sudah confirm ke kawan-kawan," ujar Daeng saat dihubungi Tribunnews.com melalui sambungan telepon, Sabtu (21/3/2020) malam.

Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan