Senin, 8 Juni 2026

Virus Corona

Setelah Dua Bulan, China Akhirnya Cabut 'Lockdown' di Wilayahnya, Kecuali Wuhan

Otoritas China memutuskan untuk mencabut lockdown pada Provinsi Hubei yang menjadi provinsi sumber virus Corona. Pencabutan belum berlaku untuk Wuhan

Tayang:
Penulis: Daryono
Editor: Siti Nurjannah Wulandari
STR/AFP
Foto diambil pada Senin, 23 Maret 2020 menunjukkan penduduk bersorak saat anggota tim bantuan medis dari Chongqing berangkat untuk pulang setelah membantu upaya pemulihan virus corona atau COVID-19 di daerah Yunmeng, di kota Xiaogan di Provinsi Hubei, China Tengah. China pada 24 Maret 2020 mengumumkan bahwa lockdown terhadap lebih dari 50 juta orang di Provinsi Hubei akan dicabut. 

"Sejauh ini, tidak ada negara selain Italia yang menerapkan penguncian serupa," katanya.

"Banyak orang telah dikurung di rumah mereka selama lebih dari 60 hari dan itu dapat menyebabkan masalah kesehatan mental yang serius."

Baca: Amerika dan China Berdebat Soal Asal Mula Covid-19

Qin menambahkan bahwa karantina massal telah mencapai titik kritis di mana banyak orang yang dikurung tidak dapat memenuhi kebutuhan jika mereka tidak dapat kembali ke pekerjaan mereka di tempat lain di negara itu.

Tetapi dia mengatakan bahwa ketika kota dan provinsi terbuka dan memungkinkan lebih banyak gerakan manusia masih ada kemungkinan infeksi baru.

Setelah beberapa hari melaporkan tidak ada kasus baru, Wuhan melaporkan satu infeksi pada hari Selasa.

Pasien adalah seorang dokter di Rumah Sakit Renmin, menimbulkan kekhawatiran bahwa mungkin ada wabah yang sebelumnya tidak diketahui di rumah sakit.

(Tribunnews.com/Daryono)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved