Virus Corona
China Revisi Jumlah Kematian Akibat Corona di Wuhan, Meningkat hingga 50 Persen, Mengapa?
Kota Wuhan, Provinsi Hubei di China merevisi persentase kasus Covid-19 dan kematian yang terkonfirmasi.
Penulis:
Ika Nur Cahyani
Editor:
Daryono
TRIBUNNEWS.COM - Kota Wuhan, Provinsi Hubei di China merevisi persentase kasus Covid-19 dan kematian yang terkonfirmasi.
Berdasarkan perhitungan ulang dan penyelidikan di seluruh kota, kini jumlah kematian Wuhan mencapai 50 persen.
Kabar ini muncul ditengah tuduhan bahwa China tidak transparan atas angka-angka dampak Covid-19 di sana.
Mengutip New York Times, otoritas menyimpulkan angka 3.869 sebagai jumlah kematian terbaru.
Baca: PBB Ungkap Ekspor Minyak dan Batubara Korea Utara ke China Langgar Sanksi
Baca: Pelajar Asal China Diserang di Melbourne, Dipukul dan Diteriaki : Keluarlah dari Negara Kami!
Meningkat sebanyak 1.290 dari jumlah sebelumnya.
Jumlah infeksi yang dikonfirmasi secara kumulatif di kota itu juga direvisi, sehingga naik menjadi 50.333, meningkat 325.
Langkah ini disinyalir merupakan respon atas tudingan dan sejumlah pertanyaan yang mengarah pada angka sebenarnya China.
Seperti diketahui, virus SARS-CoV-2 ini dipahami berasal dari Kota Wuhan, Provinsi Hubei, China Tengah.
Pada awal kemunculannya, wabah ini dinamai pneumonia Wuhan lalu 2019-nCoV dan kini virusnya dikenal dengan sebutan SARS-CoV-2, penyebab sakit Covid-19.

Tuduhan demi tuduhan berasal dari Amerika Serikat, terutama koalisi Presiden AS Donald Trump.
Mereka mempertanyakan keakuratan angka resmi China dan menyerukan agar negara ini bertanggung jawab ayas krisis kesehatan yang sudah merambah ke hampir seluruh dunia ini.
Hingga Sabtu (18/4/2020) ini, sudah ada 210 negara yang terjangkit pandemi ini.
Sejumlah 154.829 orang secara global telah meninggal karena sakit Covid-19 dan perekonomian dunia melambat.
China telah dikritik karena awalnya salah mengelola dan menyembunyikan tingkat epidemi, meskipun akhirnya terlihat berhasil menjinakkan virus.
Baca: Reaksi Donald Trump Tanggapi Dugaan Sumber Virus Corona Berasal dari Laboratorium Wuhan China
Baca: Fakta Baru! Virus Corona Ternyata Sudah Diprediksi akan Muncul di Wuhan 11 Bulan Lalu
Namun setelah banyak negara turut bergulat dengan wabah ini, para pejabat China semakin tertekan untuk menjelaskan bagaimana epidemi ini bisa terjadi di Wuhan.