Kamis, 16 April 2026

Virus Corona

Pemerintah Ingatkan Pengusaha Rumahan Cuci Tangan Usai Transaksi Jual Beli

Moeldoko juga menyarankan kepada para pengusaha rumahan agar memasarkan produknya secara daring melalui media sosial masing-masing.

Editor: Johnson Simanjuntak
Tribunnews.com/Taufik Ismail
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu (4/3/2020) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kepala Staf Presiden Moeldoko mengingatkan kepada para pelaku home industry agar tetap memberlakukan protokol kesehatan dan keamanan saat melakukan transaksi sesuai ketentuan yang berlaku seperti mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir selama 20 detik serta menyemprotkan disinfektan kepada barang-barang yang baru datang dari luar.

"Transaksinya tetap ikuti prosedur pengamanan yang berlaku,” kata Moeldoko dalam pernyataannya, Jumat (24/4/2020).

Moeldoko juga menyarankan kepada para pengusaha rumahan agar memasarkan produknya secara daring melalui media sosial masing-masing.

Baca: Update Corona Global 24 April 2020: Rincian Daftar 10 Negara dengan Kasus Terbanyak Hari Ini

"Untuk marketingnya secara online melalui media sosial hingga WhatsApp Group," kata dia.

Mantan Panglima TNI ini juga menjelaskan partisipasi aktif warga selama pandemi covid-19 memang sangat dibutuhkan saat ini.

Terlebih bagi mereka yang memiliki keterampilan seperti memasak dan menjahit.

Produk-produk yang diciptakan nantinya lanjut Moeldoko bisa membantu sesama selama pandemi covid-19.

Baca: Inspirasi Menu Buka Puasa Hari Ini: Sayap Goreng Bumbu Lengkuas dan Es Buah Rumput Laut

“Partisipasi aktif warga dalam upaya penanganan Covid-19 secara menyeluruh itu sangat dibutuhkan. Fungsi home industri di sana tentunya harus didorong lagi. Optimalisasi juga harus dilakukan pada lini home industri lainnya. Selain masker, kuliner juga bisa diupayakan, "ujar Moeldoko.

Diketahui, optimalisasi potensi home industry Kecamatan Sumber Jaya, Majalengka, Jawa Barat, diberdayakan guna meredam efek pandemi covid-19.

Baca: Pimpinan Iran Melarang Semua Kegiatan Massal selama Ramadan

Bersinergi bersama program 10 Rumah Aman, sedikitnya 6.000 buah masker produk home industry di sana sudah dibagikan di Desa Penjalin Lor dan Rancaputat.

Treatment ini menjamin wilayahnya tetap hijau covid-19 dan ekonomi warga terus berdenyut.

Serupa Rancaputat, treatment serupa menghadapi pandemi Covid-19 secara umum dilakukan warga Desa Panjalin Lor, Sumber Jaya.

Menggerakan perekonomian desa, mereka juga ikut membeli produk masker milik beberapa home industrynya.

Baca: Resep Bakso Sapi Mudah untuk Pemula, Cukup 60 Menit Cocok untuk Buka Puasa Bersama Keluarga

Jumlah masker yang dibelinya mencapai 4.000 pcs dan sudah didistribusikan kepada 63,5% warga. Total warga desa di sini berjumlah 6.300 jiwa.

“Kami juga mengoptimalkan fungsi dan peran dari home industri dalam penanganan pandemi Covid-19. Dalam situasi ekonomi yang berat ini, masih ada inkam yang bisa didapatkan oleh warga. Nantinya kekurangan masker akan dipenuhi secepatnya. Dengan begitu, warga akan makin aman,” ujar Kepala Desa Penjalin Lor, Cahya Sunarya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved