Breaking News:

Virus Corona

Denyut RS Darurat Covid-19 Wisma Atlet (1): Takut Tertular, Tak Rela Satu Ruangan dengan Pasien Baru

Saking penuhnya antrean di dalam tenda besar, orang yang hendak menunggu giliran rapid test harus berada di luar, berpanas-panas matahari.

TRIBUN/CECEP BURDANSYAH
Petugas medis memberikan penanganan epada pasien di RS Darurat Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta, Jumat (1/5/2020). Wisma Atlet Kemayoran telah dialihfungsikan menjadi RS Darurat Covid-19, setelah pandemi Virus Corona mendera Indonesia. TRIBUNNEWS/CECEP BURDANSYAH 

"Ini hari terakhir, jadi membeludak. Pada hari pertama kosong," katanya.

Menurut Fara, rapid test diselenggarakan di Rumah Sakit Darurat (RSD) Covid-19 Wisma Atlet, Kemayoran, selama tujuh hari.

Setelah tujuh hari, modelnya diubah menjadi rapid test mobile alias jemput bola bergerak ke wilayah pandemi.

Orang-orang yang hasil rapid test-nya negatif, langsung meninggalkan lokasi dan mendapat bingkisan biskuit, air minum, dan makanan ringan lainnya.

Sedang orang yang hasilnya positif, dibawa ke tenda khusus untuk diwawancarai.

Kemudian diminta menuju mobil ambulans yang sudah siap di gerbang tenda besar.

Sebelum dibawa ambulans, pasien positif diminta beraksi memperlihatkan lembaran hasil pemeriksaan, lalu difoto dan direkam video.

Ambulans membawa mereka ke Unit Gawat Darurat (UGD) RSD Covid-19 Wisma Atlet.

Baca: PSMS Medan Kirim 4 Poin Usulan ke LIB Soal Lanjutan Kompetisi 2020

Di lobi UGD, para dokter dan petugas medis langsung menyambut.

Saat itu ada tiga orang yang sedang diperiksa.

Halaman
1234
Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved