Breaking News:

Virus Corona

Bima Arya Cerita Perjalanan Dinas Dipotong 80 persen hingga Sulit Mendata Warga Terdampak Covid-19

Bima Arya juga menuturkan bagaimana sulitnya mendata warga yang betul-betul terdampak virus corona

Instagram.com/bimaaryasugiarto
Wali Kota Bogor Bima Arya 

Akhirnya kembali dilakukan pendataan hingga didapatkan jumah 150 ribu KK.

Meski begitu, masih ada saja warga yang merasa belum menerima bantuan.

Mereka diminta mendaftarkan diri dengan lebih dulu mengisi NIK di aplikasi buatan Pemkot Bogor, yaitu Sistem Kolaborasi dan Solidaritas untuk Rakyat atau Salur.

Sempat Dihubungi Ratusan Emak-emak

Situasi pandemi virus corona atau Covid-19 diakui Wali Kota Bogor, Jawa Barat, Bima Arya tidak mudah.

Meski begitu, di masa pandemi ini, dia selalu menekankan pentingnya tranparansi dan pengawasan.

Baca: Virus Corona Bisa Ganggu Sistem Saraf dan Otak? Ini Penjelasan Sejumlah Ahli

Utamanya dalam menyalurkan bantuan sosial (Bansos).

Dalam sebuah diskusi secara daring via aplikasi zoom, Sabtu (9/5/2020) bertema Cegah Korupsi di Tengah Pandemi, Bima Arya menjabarkan upaya pengawasan yang telah dilakoni dirinya dan jajaran.

"Situasi ini benar-benar tidak mudah. Lagi perang harus menolong banyak orang tapi sesuai aturan dan logistik sudah mau habis," kata Bima Arya.

Halaman
1234
Penulis: Theresia Felisiani
Editor: Imanuel Nicolas Manafe
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved