Breaking News:

Wakil Ketua MPR Ajak Warga Terus Memperkuat Solidaritas Lawan Covid-19

Pandemi Covid 19 bukan hanya menggerogoti sisi kesehatan tetapi telah menghantam sektor ekonomi di seluruh dunia.

MPR-RI
Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat 

TRIBUNNEWS.COM, SEMARANG - Pandemi Covid 19 bukan hanya menggerogoti sisi kesehatan tetapi telah menghantam sektor ekonomi di seluruh dunia.

Masifnya penyebaran Covid 19, telah berdampak merosotnya pertumbuhan ekonomi nasional hingga lesunya dunia usaha.

Terpuruknya dunia usaha itu, kemudian berdampak pada banyaknya karyawan yang jadi korban PHK atau orang-orang yang kehilangan usaha.

Pemerintah sendiri sudah membuat scenario dampak ekonomi dari paling ringan hingga paling berat.

Secara nasional, diperkirakan terdapat penambahan pengangguran antara 2,92 – 5,23 juta orang, dengan tingkat kemiskinan dapat mencapai 3,78 juta orang.

Di Jawa Tengah sendiri, hingga 4 mei lalu, sebanyak 104.951 orang kehilangan pekerjaan akibat PHK maupun dirumahkan.

Baca: Ada 682 Kasus Baru, Angka Positif Corona di Singapura Tembus 28 Ribu

Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat, menyatakan, meski pemerintah menyiapkan Rp 110 Triliun khusus untuk jaring pengaman sosial (social safety net) dari total Rp 405,1 Triliun untuk antisipasi Covid, solidaritas masyarakat saling menjaga lingkungan terdekat dan berbagi meringankan beban sesama tidak kalah pentingnya.

"Gotong royong adalah karakter bangsa yang teruji lama,” kata Lestari Moerdijat atau yang akrab dipanggil Rerie dalam keterangan tertulis, Minggu (17/5/2020).

Ririe saay ini tengah menjalani acara reses Dapilnya yang meliputi Jepara-Kudus-Demak mengingatkan, sering kasus positif Covid 19 masih terus bertambah, perjalanan melawan pandemi masih panjang.

"Jadi perlu solidaritas bersama. Semoga kita semua diberi keselamatan dan segera beraktivitas normal kembali." ujar Rerie.

Halaman
12
Penulis: Eko Sutriyanto
Editor: Hasanudin Aco
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved