Breaking News:

Virus Corona

8 Provinsi di Indonesia Dilaporkan Nihil Penambahan Kasus Positif Corona Hari Ini

Juru Bicara Pemerintah Untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto mengatakan sejumlah provinsi tidak mengalami penambahan kasus positif corona.

BNPB
Juru Bicara Pemerintah untuk Covid-19 Achmad Yurianto dalam keterangan resmi di Media Center Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta Timur, Senin (18/5/2020). 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Fahdi Fahlevi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Juru Bicara Pemerintah Untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto mengatakan sejumlah provinsi tidak mengalami penambahan kasus positif corona pada hari ini.

Terdapat delapan provinsi yang tidak mengalami penambahan kasus positif corona, di antaranya Aceh, Bangka Belitung, Jambi, Kalimantan Barat, Kalimantan Utara, Sumatera Barat, Sulawesi Tengah, dan Sulawesi Barat.

"Cukup banyak provinsi yang hari ini tidak ditemukan kasus positif. Tidak kita dapatkan kasus sama sekali pada hari," ujar Achmad Yurianto di Kantor BNPB, Jakarta, Jumat (29/5/2020).

Baca: DPR Ingin Tiongkok dan India Selesaikan Konflik di Pangong Lake dengan Dialog

Beberapa daerah ada yang mengalami penambahan kasus positif corona hanya satu hingga dua orang perhari ini.

Provinsi tersebut adalah Kepulauan Riau, Gorontalo, Yogyakarta, Bengkulu, dan Sulawesi Tenggara.

Achmad Yurianto mengatakan bahwa penambahan 678 kasus positif pada hari ini tidak menggambarkan lonjakan kasus di seluruh wilayah Indonesia.

"Inilah gambaran yang kita dapatkan, bahwa kenaikan 678 kasus ini tidak di maknai bahwa ini adalah kenaikan gambaran yang keseluruhan dari wilayah Indonesia," kata Achmad Yurianto.

Baca: Cerita Andien Aisyah Melahirkan Anak Kedua Lebih Cepat Dari Perkiraan

Ia mengatakan dalam tiga minggu terakhir, ada beberapa provinsi yang sudah tidak ditemukan kasus baru.

Sementara beberapa provinsi sudah mengalami penurunan lebih dari 50 persen dari puncak pasien positif corona.

Halaman
1234
Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved