Breaking News:

Virus Corona

MUI DKI Terbitkan Fatwa Bolehkan Salat Jumat Digelar 2 Gelombang

Majelis Ulama Indonesia (MUI) DKI Jakarta mengeluarkan Fatwa Nomor 05 Tahun 2020 tentang Hukum dan Panduan Salat Jumat Lebih dari Satu Kali.

TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
Jamaah melaksanakan salat duhur mengenakan masker dan berjarak di Masjid Raya Al Ukhuwwah, Jalan Wastukencana, Kota Bandung, Selasa (2/6/2020). Setelah diberlakukannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Proporsional di Kota Bandung mulai Sabtu, 30 Mei hingga Jumat, 12 Juni 2020, rumah-rumah ibadah sudah diperkenankan di buka kembali untuk beribadah jemaah dengan menerapakan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19. (TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN) 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Danang Triatmojo

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Majelis Ulama Indonesia (MUI) DKI Jakarta mengeluarkan Fatwa Nomor 05 Tahun 2020 tentang Hukum dan Panduan Salat Jumat Lebih dari Satu Kali Pada Saat Pandemi Covid-19.

Dalam fatwanya, MUI DKI membolehkan umat islam ibu kota untuk melaksanakan ibadah salat Jumat secara dua shift atau dua gelombang, dalam satu masjid dengan imam dan khatib berbeda.

Pertimbangannya, karena virus corona masih menjadi ancaman bagi kehidupan warga.

Kebijakan protokol kesehatan juga berakibat masjid-masjid di DKI Jakarta tidak mampu menampung keseluruhan jemaah salat Jumat.

Selain itu, juga karena penyelenggaraan salat Jumat dalam situasi pandemi Covid-19 hanya boleh diisi 40 persen jamaah, sehingga menyebabkan ketidak cukupan menampung jemaah.

Baca: Lia Ladysta Akan Diperiksa Polisi karena Laporan Syahrini di Tahun 2019

"Kami di MUI DKI mengadakan Ijtima' Ulama dan mengeluarkan fatwa bahwa dalam kondisi pandemi shalat jumat dua kali diperbolehkan," kata Sekretaris Bidang Informasi dan Komunikasi MUI DKI Nanda Khairiyah saat dikonfirmasi, Rabu (3/6/2020).

Terkait adanya perbedaan pendapat antara MUI Pusat dan MUI DKI Jakarta, Nanda menuturkan hal itu karena MUI Pusat mengacu rujukan Fatwa Nomor 5/Munas VI/MUI/2000 tentang Pelaksanaan Salat Jumat 2 Gelombang.

Menurut MUI DKI, Fatwa larangan salat Jumat dua gelombang yang jadi rujukan MUI Pusat dikeluarkan pada tahun 2000. Hal itu tidak berlaku dalam kondisi seperti darurat Covid-19.

Baca: Achmad Yurianto Ajak Masyarakat Terapkan Protokol Corona Atas Kesadaran Sendiri Bukan Karena Diawasi

Sedangkan fatwa MUI DKI ditetapkan pada Selasa (2/6/2020) kemarin, atas hasil Ijtima' Ulama tentang ibadah di tengah kondisi pandemi virus menular.

Halaman
1234
Penulis: Danang Triatmojo
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved