Breaking News:

Virus Corona

PSBB Bogor Diperpanjang, Beda Alasan Kepala Daerah di Bogor sampai DKI Jakarta Menuju New Normal

Baik PSBB Bogor maupun Kabupaten Bogor memilih melakukan PSBB Proposional, sementara Anies Baswedan mengungkap 7 prinsip untuk PSBB Jakarta

IST
Aparat gabungan Pemkab Bogor menertibkan sebuah rumah makan di kawasan Puncak Bogor yang membandel di tengah Pembatasan Sosial Berskala Besar ( PSBB ), Selasa (26/5/2020). 

TRIBUNNEWS.COM - Seperti DKI Jakarta, Bogor termasuk Kabupaten Bogor memperpanjang masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di masa transisi menuju new normal alias prosedur tatanan baru cegah Covid-19.

Baik PSBB Bogor maupun Kabupaten Bogor memilih melakukan PSBB Proposional.

Lalu apa alasan ketiga kepala daerah tersebut memperpanjang PSBB atau belum menerapkan new normal?

7 Prinsip Umum PSBB DKI Jakarta

Baca: Foto Terakhir Sekeluarga, Pria Malaysia Pakai APD Nekat Pulang demi Jenguk Ayah yang Sakit Kanker

Sebelumnya diberitakan Tribunnews.com, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan secara resmi memperpanjang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dengan masa transisi.

Hal itu disampaikan Anies dalam konferensi pers di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (4/6/2020) siang.

"Kami memutuskan untuk menetapkan status PSBB di DKI Jakarta diperpanjang, dan menetapkan bulan Juni sebagai masa transisi," ujarnya dilansir siaran langsung Kompas TV.

Anies pun mengungkapkan prinsip yang harus dijadikan pedoman masyarakat dalam beraktivitas.

Setidaknya ada tujuh prinsip yang disampaikan Anies.

"Yang pertama, hanya warga sehat yang boleh berkegiatan. Bila Anda merasa tidak bugar, tinggal di rumah," ucap Anies.

Baca: Cerita Pilu Bocah 12 Tahun di Takalar, Seorang Diri Rawat Ibu yang Lumpuh dan Ayah Kena Stroke

Halaman
1234
Penulis: Facundo Chrysnha Pradipha
Editor: Siti Nurjannah Wulandari
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved