Virus Corona
Kasus Covid-19 di Jatim Semakin Meninggalkan Daerah Lain, Ini Langkah Khofifah
Kasus Covid-19 di Jatim sejak Jumat (26/6/2020) kemarin telah menduduki posisi tertinggi di Indonesia
Penulis:
Hendra Gunawan
TRIBUNNEWS.COM -- Pertambahan kasus Covid-19 di Jawa Timur terus meningkat hingga hingga Sabtu (27/6/2020).
Kasus Covid-19 di Jatim sejak Jumat (26/6/2020) kemarin telah menduduki posisi tertinggi di Indonesia, setelah melewati DKI Jakarta.
Pada Jumat kemarin, posisi kasus di Jawa Timur untuk pertama kalinya melewati Jakarta yaitu sebanyak 10.901 kasus atau berselisih 110 pasien ketimbang DKI yang 10.791 kasus.
Pada Sabtu (27/6/2020) ini, kasus di Jatim semakin jauh meninggalkan DKI karena kasusnya paling tinggi di Indonesia lagi yaitu naik 277 pasien positif menjadi 11.178 kasus.
Baca: Tambahan Angka Pasien Sembuh di 4 Provinsi Ini Lebih Banyak Dibanding Kasus Baru Positif Covid-19
Baca: BREAKING NEWS: Bertambah 1.385, Kini Total Kasus Positif Covid-19 di Indonesia 52.812
Baca: Cara Menggunakan Travelation, Aplikasi Pemeriksa Dokumen Penumpang Pesawat di Masa Pandemi Covid-19
Posisi ini menjauh dari jumlah kasus DKI Jakarta yang pada Sabtu mengalami penambahan 203 pasien positif dan menjadi 10.994 kasus positif Covid-19.
Kasus positif Covid-19 di Jawa Timur kini terus meninggalkan DKI Jakarta
Langkah Gubernur
Sementara itu, Presiden Joko Widodo ( Jokowi) telah menginstruksikan supaya pemerintah provinsi dan Pemkot/Pemkab menurunkan kasus COVID-19 secara signifikan.
Untuk menjawab instruksi Presiden, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyiapkan tiga rencana aksi dalam rangka memutus penyebaran virus corona di Jatim.
Sekadar diketahui, saat ini kasus COVID-19 di Jatim menduduki urutan pertama se-Indonesia dengan jumlah kasus tertinggi.

Gubernur bersama Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 sudah menyiapkan rencana aksi dalam mengendalikan angka penularan COVID-19 di Jawa Timur dalam waktu dua minggu ke depan sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo.
Sebagaimana diketahui, angka kasus terinfeksi COVID-19 di Jawa Timur per Kamis malam ini ada di angka 10.886.
Angka tersebut saat ini menduduki angka kasus tertinggi dengan angka kasus kematian 7,49 persen dan angka kesembuhan kasus ada sebanyak 33,24 persen.
1. Bentuk tim gabungan
Guna mengendalikan kasus COVID-19 dalam dua pekan ke depan, Khofifah akan membentuk Tim Gabungan Forkopimda Jawa Timur dan Gugus tugas Surabaya Raya yaitu Kota Surabaya, Kabupaten Sidoarjo, dan Kabupaten Gresik.