Breaking News:

Virus Corona

Kemenag Minta Protokol Kesehatan Diterapkan Bagi Pasangan yang Menikah di Masa Pandemi

Kementerian Agama (Kemenag) berpesan agar penyelenggaraan pernikahan tetap memberlakukan protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19.

TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
Pasangan pengantin menjalani akad nikah dengan menerapkan protokol kesehatan saat Simulasi Panduan Acara Pernikahan Protap Masa Adaptasi Baru Pandemi Covid-19 yang diselenggarakan Forum Aspirasi Pengusaha Jasa Pernikahan Kota Bandung di Graha Batununggal, Kota Bandung, Rabu (24/6/2020) 

TRIBUNNEWS.COM - Kementerian Agama (Kemenag) mengimbau agar penyelenggaraan pernikahan tetap memberlakukan protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19.

Hal tersebut diungkapkan Direktur Bina KUA dan Keluarga Sakinah Ditjen Bimas Islam, Muharam Marzuki.

Muharam mengungkapkan, kedisiplinan menerapkan protokol kesehatan dalam pernikahan penting sebagai upaya mencegah penyebaran Covid-19.

"Masyarakat harus sadar bahwa sekarang ini kondisi kita belum normal," ungkap Muharram di Depok, Jawa Barat, Selasa (30/6/2020) dilansir laman Kemenag.

"Meski ada pelonggaran, virus corona belum benar-benar hilang. Oleh karenanya protokol kesehatan harus tetap dilaksanakan," imbuhnya.

Muharam menggarisbawahi kesadaran semua pihak dalam mematuhi edaran yang diterbitkan Kemenag menjadi penting adanya.

Ketegasan petugas KUA dan kedisiplinan masyarakat dengan protokol kesehatan, dapat meminimalisir potensi terjadinya cluster penyebaran Covid-19 saat pernikahan.

Direktur Bina KUA dan Keluarga Sakinah Ditjen Bimas Islam, Muharam Marzuki.
Direktur Bina KUA dan Keluarga Sakinah Ditjen Bimas Islam, Muharam Marzuki. (Dokumentasi Kemenag)

Baca: Baru Seminggu Menikah, Suami Cabuli Anak Tiri

Menurut Muharam, selama masa pandemi, pihaknya sudah empat kali mengeluarkan surat edaran tentang protokol kesehatan dalam pelayanan pernikahan.

Protokol tersebut dikeluarkan dalam bentuk surat edaran Dirjen Bimas Islam yang terbit mulai dari pertengahan Maret hingga Juni, setelah masuknya masa Adaptasi Kebiasaan Baru atau New Normal.

Semua edaran tersebut, kata Muharram, pada intinya mengatur pihak KUA dan masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan seperti memakai masker, jaga jarak, mencuci tangan dan memakai sarung tangan pada saat ijab kabul.

Halaman
123
Penulis: Wahyu Gilang Putranto
Editor: Muhammad Renald Shiftanto
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved