Breaking News:

Oxfam: Kelaparan Akibat Pandemi Membunuh Lebih Banyak Orang Dibanding Virusnya Sendiri

Sebuah badan amal Oxfam menyampaikan dampak dari pandemi Covid-19 akan membunuh lebih banyak orang kelaparan dibanding virusnya sendiri.

THE STAR
Seorang penarik becak di Penang tampak kelaparan dan makan di tempat terbuka, saat social distancing dan lockdown untuk mengantisipasi penyebaran wabah virus corona (Covid-19) diberlakukan di Malaysia. 

TRIBUNNEWS.COM - Kelaparan akibat dampak dari Covid-19, lebih banyak membunuh orang dibanding virusnya sendiri.

Hal itu disampaikan oleh badan amal dari Oxford yang berfokus pada pembangunan penanggulangan bencana dan advokasi, Oxfam.

Pihaknya mengatakan, sekitar 122 juta orang sedang didorong ke ambang kelaparan di tahun ini.

Hal itu disebabkan menurunnya bantuan, pengangguran massal, dan gangguan pada produksi dan pasokan makanan.

Skenario buruk itu diuraikan dalam sebuah laporan, The Hunger Virus, yang mengatakan sebanyak 12.000 orang bisa meninggal akibat kelaparan per harinya.

Seorang penarik becak di Penang tampak kelaparan dan makan di tempat terbuka, saat social distancing dan lockdown untuk mengantisipasi penyebaran wabah virus corona (Covid-19) diberlakukan di Malaysia.
Seorang penarik becak di Penang tampak kelaparan dan makan di tempat terbuka, saat social distancing dan lockdown untuk mengantisipasi penyebaran wabah virus corona (Covid-19) diberlakukan di Malaysia. (THE STAR)

Baca: Sistem Pangan Rapuh, Dunia Hadapi Risiko Kelaparan di Tengah Wabah Corona

Oxfam mengatakan, hal ini lebih dari puncak kematian global akibat Covid-19, 10.000 per hari, pada bulan April lalu.

Ada 10 titik kelaparan yang disorot dalam laporan itu.

Di antaranya yang terparah terjadi di Afghanistan, Suriah, dan Sudan Selatan.

Di Afghanistan misalnya, satu juta lebih orang dikatakan tengah didorong ke ambang kelaparan.

Hal itu meningkat dari 2,5 juta pada September 2019 menjadi 3,5 juta pada Mei 2020.

Halaman
123
Berita Populer
Penulis: Inza Maliana
Editor: Daryono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved