Virus Corona
China Laporkan 61 Kasus Baru Covid-19, Tertinggi Sejak Maret 2020
Dari 61 kasus baru, 57 adalah penularan atau transmisi domestik, Komisi kesehatan mengatakan.
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Srihandriatmo Malau
TRIBUNNEWS.COM, BEIJING-- China melaporkan 61 kasus baru infeksi virus corona dalam 24 jam terakhir.
Angka ini naik dari 46 kasus pada sehari sebelumnya, menurut Komisi Kesehatan Nasional China, Senin (27/7/2020).
Dari 61 kasus baru, 57 adalah penularan atau transmisi domestik, Komisi kesehatan mengatakan.
Penambahan kasus baru ini tercatat paling buruk terjadi di China sejak awal Maret ketika mampu mengatasi Covid-19 di Wuhan.
Baca: Selain Syariat Islam, Anies Minta Pemotongan Hewan Kurban Ikuti Protokol Covid-19
Dari kasus baru itu, 41 berada di wilayah Barat jauh Xinjiang, melonjak hampir dua kali lipat dari hari sebelumnya.
Provinsi Timur Laut Liaoning yang berpudat di pelabuhan Dalian melaporkan 14 kasus.
Sementara itu provinsi timur laut Jilin melaporkan dua kasus baru, yang pertama sejak akhir Mei, yang melibatkan orang yang bepergian dari Liaoning.
China melaporkan 44 pasien asimtomatik baru, turun dari 68 kasus pada sehari sebelumnya.
Baca: Kendala Pemkot Ambon Tangani Covid-19, Sewa Hotel Bintang 3 karena Fasilitas Kesehatan Terbatas
Pada hari Minggu, China telah mengkonfirmasi 83.891 kasus corona.
Sementara korban tewas akibat Covid-19 etap di 4.634 orang.
Sebelumnya diberitakan, China menemukan klaater baru di Kota Xinjiang dan Dalian.
Demikian Komisi Kesehatan Nasional (NHC) melaporkan Kamis (23/7/2020).
Kasus di kota Dalian melibatkan seorang pria berusia 58 tahun yang bekerja di sebuah perusahaan pengolahan makanan laut, di Pasar ikan Liaoyu.
Baca: Protokol Kesehatan Covid-19 Lebih Mudah Diterapkan untuk Penerbangan Domestik
Pasar ini pun langsung ditutup oleh otoritas setempat guna mengantisipasi penyebaran Covid-19.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/cina-kembali-berlakukan-lock-down_20200616_235644.jpg)